Tidak ada hantu, goblin, atau anak-anak yang mengetuk palka depan Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk meminta permen. Namun, para awak laboratorium yang mengorbit itu tetap gemar menyambut semangat Halloween. Mereka berdandan dengan kostum yang terkadang menyeramkan, terkadang menakutkan, tetapi selalu kreatif, dan sering kali dirancang dari bahan-bahan yang tersedia di dalam stasiun.
Perayaan itu bisa dilakukan secara perorangan maupun bersama-sama oleh seluruh awak. Keterbatasan di orbit justru menjadi bagian dari ceritanya: tidak ada toko kostum di ketinggian ratusan kilometer di atas Bumi, sehingga kru harus berkreasi dengan apa yang ada di sekitar mereka. Hasilnya adalah kostum-kostum yang lahir dari imajinasi dan bahan seadanya, bukan dari etalase toko.
NASA mengajak publik menengok bagaimana para awak stasiun merayakan Halloween pada tahun-tahun sebelumnya. Dokumentasi perayaan dari berbagai misi itu menunjukkan bahwa tradisi hari raya tidak berhenti di batas atmosfer. Di laboratorium yang melayang, momen seperti Halloween menjadi jeda dari rutinitas penelitian yang padat dan jadwal kerja yang ketat.
Stasiun Luar Angkasa Internasional sendiri tetap menjadi platform ilmiah yang vital. Stasiun ini menyediakan fondasi yang dibutuhkan manusia untuk bertahan dan berkembang saat menjelajah wilayah alam semesta yang belum terjamah. Di dalamnya, para astronaut tidak hanya menjalankan eksperimen, tetapi juga menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk merayakan hari-hari besar.
Perayaan semacam ini juga memiliki nilai yang lebih luas bagi misi jangka panjang. Tradisi, humor, dan kebersamaan membantu menjaga semangat kru yang tinggal jauh dari keluarga selama berbulan-bulan. Ketika kru merayakan Halloween bersama, mereka menegaskan bahwa kehidupan di orbit bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan juga kehidupan manusia yang utuh.
NASA mencatat bahwa stasiun ini telah menjadi tempat kehadiran manusia secara terus-menerus selama lebih dari 25 tahun. Dalam rentang itu, berbagai kru dari berbagai negara telah singgah, bekerja, dan merayakan hari raya di orbit. Halloween di stasiun pun menjadi salah satu potret kecil tentang bagaimana manusia membawa kebudayaannya ke luar angkasa, lengkap dengan kostum, tawa, dan kreativitas dari bahan yang tersedia.
Apa poin penting dari berita ini?
- Para awak Stasiun Luar Angkasa Internasional tetap merayakan Halloween meski tidak ada yang mengetuk palka stasiun.
- Kostum para astronaut sering dirancang dari bahan-bahan yang tersedia di dalam stasiun.
- Perayaan bisa dilakukan perorangan maupun bersama-sama oleh seluruh awak.
- Stasiun Luar Angkasa Internasional adalah platform ilmiah vital bagi upaya manusia bertahan dan berkembang di luar angkasa.
- Kehadiran manusia secara terus-menerus di stasiun telah berlangsung lebih dari 25 tahun.


