Saturday, 31 October 2026
Daerah

Ibas Dorong Rumah Layak Huni bagi Warga Magetan Lewat Program Bedah Rumah

Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono saat kegiatan bersama warga di Magetan

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), berkomitmen mengawal berbagai program pemerintah agar benar-benar dirasakan masyarakat. Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Temu Massa Penerima Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Tegal Arum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, pada Kamis (29/10/2026).

Program yang dikawal Ibas mencakup bantuan rumah tidak layak huni melalui BSPS, bantuan pasang baru listrik, hingga penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pertanian. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, Ibas menyampaikan dirinya bersama para anggota legislatif di daerah akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Salah satu perhatian utama Ibas dalam kegiatan tersebut adalah pelaksanaan program BSPS, yang dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah. Program ini ditujukan bagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni agar dapat memperbaiki tempat tinggalnya menjadi lebih layak dan aman.

Ibas menceritakan kondisi salah satu penerima manfaat, Pargiono, yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi bangunan sederhana, berdinding kayu dan tripleks, serta membutuhkan perbaikan agar lebih layak dihuni. Melalui dukungan berbagai pihak, termasuk aspirasi yang diperjuangkan bersama anggota DPRD setempat dan pemerintah desa, Pargiono mendapatkan bantuan BSPS sebesar Rp20 juta untuk membantu memperbaiki rumahnya.

Kisah Pargiono menggambarkan persoalan nyata yang masih dihadapi sebagian warga di daerah: rumah yang sudah tidak memadai untuk ditinggali, tetapi keterbatasan biaya membuat perbaikan tertunda. Bantuan stimulan seperti BSPS dirancang untuk menjawab persoalan itu, dengan dana yang digunakan secara swadaya oleh penerima bersama dukungan lingkungan sekitar.

Selain bedah rumah, Ibas juga mengawal program pasang baru listrik bagi warga yang belum menikmati sambungan listrik. Akses listrik yang memadai bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, informasi, dan peluang usaha kecil di rumah tangga.

Dalam kegiatan temu massa itu, Ibas menekankan bahwa setiap aspirasi masyarakat akan terus diperjuangkan. Pengawalan program pemerintah, menurut dia, tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan benar-benar mengubah kondisi penerima manfaat.

Perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pertanian yang disampaikan Ibas melengkapi pengawalan program tersebut. Rumah yang layak, listrik yang tersedia, sekolah yang terjangkau, layanan kesehatan yang dekat, dan infrastruktur pertanian yang memadai merupakan satu kesatuan kebutuhan dasar warga di daerah.

Dengan mengawal program-program itu secara langsung di lapangan, Ibas berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Magetan, bukan hanya tercatat sebagai program di atas kertas.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) berkomitmen mengawal program pemerintah agar benar-benar dirasakan masyarakat Magetan.
  • Komitmen itu disampaikan dalam Temu Massa Penerima Program BPBL dan BSPS di Desa Tegal Arum, Kecamatan Bendo, Magetan, Kamis (29/10/2026).
  • Program yang dikawal meliputi bedah rumah (BSPS), pasang baru listrik (BPBL), serta pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pertanian.
  • Salah satu penerima, Pargiono, mendapat bantuan BSPS Rp20 juta untuk memperbaiki rumahnya yang berdinding kayu dan tripleks.
  • Ibas menegaskan setiap aspirasi masyarakat akan terus diperjuangkan bersama anggota legislatif daerah dan pemerintah desa.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *