Tepat menjelang Halloween, dua teleskop antariksa paling kuat yang dimiliki manusia menghadirkan pemandangan hantu dari penjuru kosmos pada Jumat, 30 Oktober 2026. Teleskop Hubble dan Teleskop James Webb mengarahkan pandangan mereka ke sebuah pilar debu di Nebula Carina yang bentuknya menyerupai kucing yang sedang duduk, lengkap dengan kepala yang menoleh dan sebuah titik cahaya yang tampak seperti mata yang bersinar. Objek yang dijuluki Nebula Kepala Kucing itu menjadi foto antariksa hari itu, sekaligus jendela baru untuk memahami cara bintang-bintang dilahirkan.
Nebula Kepala Kucing terletak di dalam Nebula Carina, sebuah kompleks pembentuk bintang yang luas dan berjarak sekitar 7.500 tahun cahaya dari Bumi. Namanya berasal dari penampilannya: sebuah pilar gas dan debu yang terlihat seperti kucing yang duduk membelakangi pengamat, dengan kepalanya menoleh ke arah penonton dan sebuah bintang di ujungnya membentuk mata yang bercahaya. Gambar-gambar terbaru dari objek ini dirilis pada 29 Oktober 2026, dan keesokan harinya citra tersebut tampil sebagai foto antariksa pilihan untuk 30 Oktober.
Keistimewaan rilis kali ini adalah gabungan pandangan dari dua teleskop yang saling melengkapi. Dalam cahaya tampak, Hubble memperlihatkan pilar itu sebagai sosok gelap berwarna cokelat pekat yang hampir tidak tembus pandang, berdiri di depan latar gas yang bercahaya. Tepi pilar yang bercahaya menandai wilayah tempat radiasi ultraviolet dari bintang-bintang masif di sekitarnya mengionisasi gas, sementara cahaya biru di sekelilingnya berasal dari gas yang terionisasi dan cahaya bintang yang tersebar oleh debu.
Pandangan Webb dalam cahaya inframerah dekat menembus sebagian debu yang menghalangi Hubble, sehingga memperlihatkan struktur permukaan pilar dengan lebih rinci serta hamparan bintang yang padat, termasuk galaksi-galaksi jauh di latar belakangnya. Dalam pandangan ini, mata kucing tampak berwarna kuning cerah. Sementara itu, pandangan Webb dalam inframerah menengah menelusuri debu hangat dan molekul berbasis karbon yang tereksitasi oleh cahaya bintang, sehingga menampilkan jalinan struktur halus di dalam pilar yang tidak terlihat dalam cahaya tampak.
Para astronom menduga titik cahaya yang menjadi mata kucing itu kemungkinan besar adalah bintang muda yang masih tertanam di dalam selubung gas dan debunya, dan masih mengumpulkan materi dari sekelilingnya. Penafsiran ini masih bersifat dugaan, sebab citra saja tidak dapat memastikan setiap detail tentang sumber cahaya maupun lingkungannya. Namun, keberadaan bintang muda seperti itu sangat masuk akal: pilar ini terbentuk ketika radiasi dan angin kencang dari bintang-bintang masif di Nebula Carina mengikis awan gas dan debu di sekitarnya, sekaligus memicu lahirnya bintang-bintang baru di dalamnya.
Proses yang membentuk pilar ini disebut fotoevaporasi, yakni pengikisan perlahan oleh radiasi bintang. Seiring waktu, bintang-bintang yang lahir di dalam pilar akan terus mengubah lingkungannya, dan bentuk kucing yang kita lihat hari ini pada akhirnya akan menyebar dan menghilang. Justru karena sifatnya yang sementara itulah objek ini berharga bagi ilmu pengetahuan: dengan mempelajari bagaimana bintang masif membentuk dan mengikis pilar semacam ini, para peneliti dapat memahami nasib struktur serupa di seluruh galaksi dan cara lingkungan bintang masif memengaruhi kelahiran bintang berikutnya.
Bagi publik, Nebula Kepala Kucing juga menjadi pengingat bahwa warna-warna memukau dalam citra teleskop bukanlah foto biasa seperti yang akan dilihat mata manusia dari dekat. Warna-warna itu mewakili panjang gelombang cahaya yang berbeda, yang masing-masing mengungkap lapisan informasi yang berbeda tentang gas, debu, dan bintang. Perpaduan pandangan Hubble dan Webb atas satu objek yang sama menunjukkan mengapa kedua teleskop itu masih dibutuhkan bersama: yang satu menangkap siluet dan cahaya gas yang terionisasi, yang lain menyingkap bintang-bintang yang bersembunyi di balik debu.
Apa poin penting dari berita ini?
- Hubble dan Webb merilis pandangan baru Nebula Kepala Kucing di Nebula Carina pada 29 Oktober 2026, dan citra itu menjadi foto antariksa hari pada 30 Oktober.
- Nebula itu berjarak sekitar 7.500 tahun cahaya dari Bumi dan bentuknya menyerupai kucing duduk dengan kepala menoleh dan mata yang bercahaya.
- Dalam cahaya tampak, Hubble memperlihatkan pilar debu yang gelap dan hampir tidak tembus pandang di depan latar gas yang bercahaya.
- Dalam cahaya inframerah, Webb menembus debu dan memperlihatkan bintang-bintang di dalam pilar serta struktur debu hangat yang halus.
- Titik cahaya yang menjadi mata kucing diduga adalah bintang muda yang masih tertanam di dalam debu, dan bentuk pilar ini pada akhirnya akan menyebar.


