Perusahaan pialang berjangka PT Vantage Markets Futures, entitas lokal Vantage Markets, menjadikan perdagangan emas sebagai salah satu produk unggulannya untuk membidik pasar Indonesia. Perusahaan yang mengandalkan perdagangan emas itu menawarkan akses lewat platform MetaTrader 5 (MT5) dan Vantage Web Trading, dengan layanan perdagangan emas selama 24 jam sehari dalam lima hari perdagangan setiap pekan.
Untuk ukuran transaksi, perusahaan menawarkan perdagangan emas mulai dari 0,1 lot dan berencana menurunkan batas minimum menjadi 0,01 lot guna memberikan pilihan ukuran transaksi yang lebih beragam. Menurut perusahaan, pengembangan layanan tersebut mempertimbangkan kebutuhan nasabah dalam mengelola posisi perdagangan sesuai karakteristik produk dan risiko transaksi. Fleksibilitas jam dan ukuran transaksi ini disesuaikan dengan perkembangan pasar global yang bergerak nyaris tanpa henti.
Selain penguatan layanan perdagangan, Vantage Markets Indonesia berencana memperluas edukasi mengenai mekanisme transaksi, karakteristik produk, dan risiko perdagangan derivatif. Upaya tersebut ditujukan untuk membantu nasabah memahami produk dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan transaksi. Edukasi menjadi penting karena perdagangan derivatif bukan instrumen untuk semua orang.
Dari sisi legalitas, PT Vantage Markets Futures tercatat dalam direktori resmi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sebagai perusahaan pialang berjangka yang sebelumnya bernama PT VIG Group Futures. Sementara itu, pengaturan dan pengawasan derivatif keuangan tertentu telah dialihkan dari Bappebti kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia sejak 10 Januari 2025, sesuai jenis instrumen yang mendasari transaksi.
Dalam perdagangan derivatif, penggunaan fasilitas pengungkit atau leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian, sehingga transaksi tersebut memiliki risiko tinggi. Perusahaan menyatakan ingin memperkuat kepercayaan nasabah melalui peningkatan kualitas layanan, komunikasi yang transparan, serta pengembangan kegiatan edukasi dan keterlibatan sosial.
Langkah Vantage Markets ini mencerminkan daya tarik emas sebagai instrumen perdagangan di Indonesia, di tengah minat masyarakat terhadap aset yang dianggap relatif mudah dipahami. Namun di balik itu, pesan edukasi dan transparansi risiko tetap menjadi kunci, agar nasabah tidak hanya tergiur potensi keuntungan, tetapi juga memahami kerugian yang mungkin timbul dari perdagangan berjangka.
Apa poin penting dari berita ini?
- PT Vantage Markets Futures mengandalkan perdagangan emas untuk membidik pasar Indonesia.
- Layanan tersedia lewat MetaTrader 5 dan Vantage Web Trading, 24 jam sehari selama lima hari perdagangan.
- Ukuran transaksi emas mulai dari 0,1 lot, dengan rencana diturunkan menjadi 0,01 lot.
- Perusahaan berencana memperluas edukasi soal mekanisme transaksi dan risiko derivatif.
- Perusahaan tercatat di direktori resmi Bappebti, sebelumnya bernama PT VIG Group Futures.
- Perdagangan derivatif berisiko tinggi karena leverage memperbesar potensi untung sekaligus rugi.


