Tuesday, 3 November 2026
Horror

Platoon One Horror Lab, Laboratorium Baru India yang Dorong Film Horor Keluar dari Pola Hantu dan Horor-Komedi

Ilustrasi lukisan seorang anak yang ketakutan dengan kedua tangan di kepala di ruangan gelap

Industri film India akan memiliki laboratorium penulisan naskah baru yang khusus membidik genre horor. Program bernama Platoon One Horror Lab ini ingin mengarahkan film horor India menjauh dari dua pola yang selama ini mendominasi: cerita hantu dan campuran horor-komedi.

Program ini digagas oleh rumah produksi independen Platoon One Films. Sebanyak 15 penulis akan dipilih untuk mengikuti program selama tiga bulan yang dibangun di seputar naskah genre orisinal. Setiap peserta akan membawa satu naskah horor orisinal untuk dikembangkan selama program berjalan.

Berbeda dengan banyak program pelatihan yang mengharuskan peserta berkumpul di satu kota, Platoon One Horror Lab akan berjalan sepenuhnya secara daring. Sesi-sesi program dijadwalkan pada akhir pekan, sehingga penulis dari berbagai daerah tetap bisa mengikuti tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau kota tempat tinggalnya.

Sesi tersebut akan dipandu oleh para penulis naskah dan sutradara berpengalaman dari India dan negara lain. Formatnya memadukan pendampingan kelompok, diskusi soal keahlian menulis, dan sesi individual untuk masing-masing naskah. Dengan begitu, penulis mendapatkan umpan balik berkelanjutan selagi draf naskahnya terus berkembang.

Mengapa laboratorium ini dibuat? Pihak Platoon One menilai horor bukan sekadar soal menakut-nakuti penonton. Lewat horor, gagasan filosofis dan metafisis yang besar bisa disampaikan, dan terkadang justru jauh lebih kuat dibandingkan menyampaikannya lewat dialog biasa. Pandangan inilah yang menjadi dasar kurikulum lab: horor diperlakukan sebagai medium bercerita yang serius, bukan sekadar tempelan adegan seram atau lelucon.

Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas kejenuhan terhadap pola yang berulang di film horor India. Ketika banyak film mengandalkan hantu sebagai pusat cerita atau mencampur horor dengan komedi demi keamanan komersial, ruang untuk naskah horor orisinal menjadi sempit. Laboratorium ini mencoba membuka ruang itu sejak tahap paling awal, yaitu penulisan naskah.

Bagaimana kelanjutan programnya setelah tiga bulan berakhir? Para peserta akan mendapat kesempatan mempresentasikan proyek mereka kepada produser dan tokoh industri lainnya melalui jaringan Platoon One. Presentasi ini membuka peluang pembiayaan, dan pada akhirnya, peluang untuk benar-benar memproduksi film dari naskah yang dikembangkan.

Siapa saja mentor dan pengajarnya? Nama-nama mentor dan fakultas program ini dijadwalkan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan. Pengumuman itu akan menjadi penanda penting, karena kualitas pendampingan sangat menentukan apakah naskah-naskah peserta benar-benar berkembang atau hanya berhenti sebagai draf.

Kabar mengenai laboratorium ini dilaporkan pada 2 November 2026. Jika berjalan sesuai rencana, Platoon One Horror Lab bisa menjadi salah satu jalur baru bagi penulis genre di India, sekaligus memperkaya ragam film horor yang sampai ke layar, dari yang sekadar mengandalkan hantu menjadi cerita yang berani menggali gagasan lebih besar lewat ketakutan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Platoon One Horror Lab adalah laboratorium penulisan naskah baru di India yang ingin mengarahkan film horor menjauh dari cerita hantu dan campuran horor-komedi.
  • Program ini digagas Platoon One Films dan memilih 15 penulis untuk program tiga bulan berbasis naskah genre orisinal.
  • Program berjalan sepenuhnya daring dengan sesi akhir pekan, dipandu penulis naskah dan sutradara berpengalaman dari India dan negara lain.
  • Formatnya memadukan pendampingan kelompok, diskusi keahlian menulis, dan sesi individual untuk tiap naskah.
  • Setelah program berakhir, peserta berkesempatan mempresentasikan proyeknya kepada produser melalui jaringan Platoon One, membuka peluang pembiayaan dan produksi.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *