Monday, 2 November 2026
Antariksa

26 Tahun Lalu, Expedition 1 Tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional dan Memulai Kehadiran Manusia Tanpa Henti

Awak Expedition 1 Bill Shepherd, Yuri Gidzenko, dan Sergei Krikalev berpose dengan model Stasiun Luar Angkasa Internasional

Pada 2 November 2000, Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menyambut penghuni jangka panjang pertamanya. Momen itu diperingati 26 tahun kemudian, pada 2 November 2026, sebagai tonggak awal kehadiran manusia secara terus-menerus di luar angkasa.

Awak pertama tersebut terdiri dari astronaut NASA Bill Shepherd dan dua kosmonot Rusia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev. Misi mereka dikenal dengan nama Expedition 1, dan menjadi awal dari kehidupan serta kerja jangka panjang di stasiun luar angkasa itu.

Sebelum Expedition 1, NASA telah meluncurkan lima misi Pesawat Ulang-Alik selama sepekan untuk membantu membangun stasiun dan mengangkut perbekalan. Namun kali ini berbeda, karena awaknya akan tinggal selama empat setengah bulan, dan mereka tidak menggunakan pesawat ulang-alik.

Ketiganya justru berangkat dengan pesawat luar angkasa Soyuz milik Rusia, dan misi itu menjadi Soyuz pertama yang pernah berlabuh di stasiun luar angkasa tersebut. Selama tinggal di stasiun, mereka membongkar perbekalan dan memasang peralatan baru, termasuk susunan panel surya pertama.

Awak Expedition 1 kemudian meninggalkan stasiun dengan pesawat ulang-alik Discovery, yang sekaligus membawa awak Expedition 2 sebagai pengganti mereka. Pergantian awak itu menandai berjalannya sistem rotasi kru yang kemudian menjadi pola tetap di ISS.

Mengapa misi ini penting? Sejak 2 November 2000 hingga hari ini, tidak ada satu hari pun tanpa manusia yang tinggal di luar angkasa dari atas ISS. Kehadiran yang tidak terputus selama 26 tahun itu menjadikan ISS sebagai stasiun luar angkasa dengan masa operasi terpanjang, meskipun bukan stasiun pertama yang pernah dibangun manusia.

Awak pertama tersebut berperan sebagai perintis yang membuktikan bahwa manusia benar-benar bisa hidup dan bekerja di atas stasiun itu. Misi eksplorasi tersebut menunjukkan bahwa stasiun dapat mendukung awak astronaut secara berkelanjutan, membuka jalan bagi ratusan astronaut dari seluruh dunia yang kemudian terbang dan tinggal di ISS.

Sejak misi itu, ratusan astronaut dari berbagai negara telah mengunjungi dan menetap di ISS untuk penelitian, perawatan stasiun, dan misi ilmiah lainnya. Stasiun ini menjadi laboratorium bersama yang mengorbit Bumi, tempat eksperimen dilakukan dalam kondisi gravitasi mikro yang tidak dapat direplikasi di permukaan Bumi.

NASA sendiri menyatakan bahwa stasiun tersebut mungkin akan dipensiunkan dalam beberapa tahun ke depan. Namun capaian 26 tahun kehadiran manusia yang tidak terputus, yang dimulai oleh Shepherd, Gidzenko, dan Krikalev, akan tetap tercatat sebagai bagian penting dari sejarah penerbangan luar angkasa.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Pada 2 November 2000, ISS menyambut penghuni jangka panjang pertamanya: Bill Shepherd, Yuri Gidzenko, dan Sergei Krikalev dalam misi Expedition 1.
  • Awak pertama itu tinggal selama empat setengah bulan, berangkat dengan Soyuz Rusia pertama yang berlabuh di ISS, dan memasang susunan panel surya pertama.
  • Sejak misi tersebut, ISS tidak pernah kosong selama 26 tahun, menjadikannya stasiun luar angkasa dengan masa operasi terpanjang.
  • Expedition 1 membuktikan manusia bisa hidup dan bekerja di stasiun itu, membuka jalan bagi ratusan astronaut dari seluruh dunia.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *