Sunday, 1 November 2026
Nanggroe

Survei LAM-KPRS: Komitmen Pemkab Aceh Tengah Kunci Mutu Layanan RSUD Datu Beru

Tim survei bersama jajaran rumah sakit berfoto bersama di dalam ruangan usai kegiatan penilaian mutu layanan

Ketua Tim Survei Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS) Qadri Fauzi T menyatakan bahwa salah satu kunci pengembangan RSUD Datu Beru dalam meningkatkan mutu layanan adalah dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian kegiatan survei di rumah sakit tersebut pada Minggu, 1 November 2026.

RSUD Datu Beru merupakan rumah sakit daerah yang menjadi tumpuan layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya. Sebagai fasilitas rujukan di daerah dataran tinggi Gayo, rumah sakit ini melayani kebutuhan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, hingga layanan penunjang seperti laboratorium dan farmasi. Mutu layanan rumah sakit semacam ini sangat menentukan karena masyarakat tidak selalu mudah menjangkau rumah sakit rujukan yang lebih besar di luar daerah.

Survei akreditasi oleh lembaga seperti LAM-KPRS bertujuan menilai apakah sebuah rumah sakit telah memenuhi standar mutu dan keselamatan pasien. Penilaian itu mencakup tata kelola, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana, sistem pencegahan infeksi, hingga keselamatan dalam setiap tahapan pelayanan. Hasil survei menjadi cermin bagi manajemen rumah sakit untuk memperbaiki kekurangan dan mempertahankan hal-hal yang sudah berjalan baik.

Dalam konteks itulah komitmen pemerintah daerah menjadi penentu. Pengembangan rumah sakit membutuhkan dukungan anggaran yang berkelanjutan, pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, serta perawatan sarana dan peralatan medis. Tanpa komitmen yang nyata dari pemerintah kabupaten sebagai pemilik rumah sakit daerah, rekomendasi hasil survei akan sulit diwujudkan, betapapun baiknya rencana perbaikan yang disusun manajemen.

Komitmen tersebut juga menyangkut keberlanjutan. Peningkatan mutu layanan bukan pekerjaan sekali jalan yang selesai setelah survei berakhir, melainkan proses yang terus berjalan melalui monitoring, evaluasi, dan perbaikan berkala. Dukungan pemerintah daerah dalam bentuk kebijakan, penganggaran, dan pengawasan menjadi fondasi agar standar mutu yang dicapai dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Bagi masyarakat Aceh Tengah, pesan dari tim survei ini memberi gambaran yang jelas tentang arah pengembangan RSUD Datu Beru. Mutu layanan yang lebih baik berarti diagnosis yang lebih tepat, perawatan yang lebih aman, dan pengalaman berobat yang lebih manusiawi. Semua itu hanya dapat terwujud bila rumah sakit dan pemerintah daerah berjalan seiring, dengan komitmen yang diwujudkan dalam langkah nyata, bukan sekadar pernyataan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Ketua Tim Survei LAM-KPRS Qadri Fauzi T menyebut komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sebagai salah satu kunci pengembangan RSUD Datu Beru.
  • Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian kegiatan survei di RSUD Datu Beru pada Minggu, 1 November 2026.
  • Survei akreditasi menilai standar mutu dan keselamatan pasien, mulai dari tata kelola hingga pencegahan infeksi.
  • Dukungan pemerintah daerah menentukan terwujudnya rekomendasi survei, terutama dalam anggaran, tenaga kesehatan, dan sarana medis.
  • Peningkatan mutu layanan adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan monitoring, evaluasi, dan perbaikan berkala.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *