Sunday, 1 November 2026
Horror

Sinopsis Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Teror Rephaim dari Perjanjian Darah Leluhur

Poster film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah yang menampilkan para pemain utama dengan nuansa gelap dan mencekam

Film horor Indonesia Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali menjadi perbincangan setelah sekuel garapan sutradara Rizal Mantovani itu menembus satu juta penonton hanya dalam 17 hari penayangan. Film yang tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026 ini menjadi film Indonesia ke-19 sepanjang 2026 yang mencapai angka tersebut, dengan total 1.017.997 penonton yang diumumkan pada 25 Oktober 2026.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah merupakan kelanjutan dari film Kuasa Gelap yang tayang pada 2024. Film ini diproduksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, dengan Robert Ronny dan Prima Taufik sebagai produser serta Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Naskahnya ditulis Robert Ronny bersama Andri Cahyadi, dan produksinya turut didukung Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.

Ceritanya berpusat pada dua romo eksorsis, Romo Thomas yang diperankan Jerome Kurnia dan Romo Rendra yang diperankan Lukman Sardi. Keduanya harus menghadapi teror dari Rephaim, entitas kuno yang lahir dari sebuah perjanjian darah leluhur. Makhluk itu merasuki tubuh Daniel, pemuda yang diperankan Venly Arauna, dan mengancam keselamatan banyak nyawa.

Daniel adalah anak dari Halim, seorang pebisnis dari kota pesisir yang diperankan Ferry Salim. Halim digambarkan sebagai sosok yang meyakini bahwa berdoa tidak memberikan hasil yang nyata. Ketika anaknya diganggu makhluk misterius, sumber gangguan itu ditelusuri hingga ke praktik pesugihan yang pernah dilakukan pada masa lalu. Dari penelusuran itulah terungkap bahwa Rephaim bersekutu dengan para malaikat jatuh untuk mencari pengikut baru, dengan menawarkan banyak hal dan meminta imbalan berupa jiwa manusia.

Di tengah teror itu, Romo Thomas dan Romo Rendra diminta melakukan ritual eksorsisme. Keduanya mendapati bahwa gangguan Rephaim jauh lebih kuat daripada kasus-kasus yang pernah mereka tangani sebelumnya. Perjalanan menyelamatkan Daniel pun berubah menjadi perjalanan spiritual tentang keraguan iman, karena kedua romo itu juga harus berhadapan dengan keraguan mereka sendiri saat menghadapi entitas yang menuntut apa yang telah diperbuat leluhur manusia di masa lalu.

Selain Jerome Kurnia, Lukman Sardi, dan Venly Arauna, film ini juga dibintangi Feby Febiola, Lydia Kandou sebagai Suster Aloysia, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal. Film berdurasi 117 menit dengan klasifikasi usia 13 tahun ke atas ini tidak hanya tayang di bioskop reguler, tetapi juga hadir dalam format yang lebih imersif di IMAX XXI, 4DX CGV, dan Magnify Cinepolis.

Daya tarik film ini, menurut para pengamat, terletak pada perpaduan cerita yang menyentuh dengan teror eksorsisme yang berkualitas. Tema keimanannya diangkat dengan pendekatan yang berupaya menjangkau penonton dari beragam latar belakang, bukan hanya penonton dari satu agama tertentu. Penulis sekaligus produser Robert Ronny menyebut langkah berbagi yang menyertai capaian satu juta penonton itu meneruskan semangat yang pernah dilakukan ketika film Kuasa Gelap pertama meraih satu juta penonton dua tahun lalu, termasuk penyaluran bantuan bagi korban kebakaran hutan dan lahan.

Dengan capaian penontonnya, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menegaskan bahwa horor eksorsisme Indonesia masih memiliki tempat yang kuat di bioskop. Film ini menunjukkan bahwa teror yang berakar pada persoalan iman, dosa masa lalu, dan konsekuensi pilihan leluhur bisa menjadi tontonan yang sekaligus menghibur dan mengajak penonton merenung.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menembus 1.017.997 penonton dalam 17 hari penayangan sejak tayang perdana pada 8 Oktober 2026.
  • Film garapan sutradara Rizal Mantovani ini merupakan sekuel dari Kuasa Gelap (2024) dan diproduksi Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment.
  • Ceritanya mengikuti Romo Thomas (Jerome Kurnia) dan Romo Rendra (Lukman Sardi) yang harus melakukan eksorsisme terhadap Daniel (Venly Arauna), pemuda yang dirasuki entitas kuno Rephaim.
  • Rephaim digambarkan lahir dari perjanjian darah leluhur dan praktik pesugihan masa lalu, serta menuntut jiwa manusia sebagai imbalan.
  • Film berdurasi 117 menit dengan klasifikasi 13 tahun ke atas ini juga tayang dalam format IMAX XXI, 4DX CGV, dan Magnify Cinepolis.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *