Monday, 2 November 2026
Antariksa

Foto APOD 1 November 2026 Ungkap Warna Bulan yang Berubah-ubah

Foto-foto Bulan purnama berbagai warna yang disusun membentuk spiral, dari merah dan kuning hingga biru dan ungu, dengan satu gambar gerhana Bulan merah redup

Bulan yang terlihat dari Bumi pada 1 November 2026 ternyata tidak selalu berwarna sama. Lewat rubrik Astronomy Picture of the Day (APOD) edisi 1 November 2026, NASA menampilkan sekumpulan foto Bulan purnama yang tampak berwarna-warni, hasil dokumentasi seorang astrofotografer selama sepuluh tahun dari berbagai lokasi di Italia.

Foto-foto itu disusun membentuk spiral, sehingga perbedaan warna Bulan dari malam ke malam terlihat jelas dalam satu bingkai. Ada Bulan yang tampak merah, kuning, biru, hingga ungu, dan satu gambar terakhir yang merekam gerhana Bulan total pada Juli 2018. Pertanyaannya sederhana: warna apa sebenarnya warna Bulan?

Di luar atmosfer Bumi, Bulan yang bersinar karena memantulkan cahaya Matahari tampak berwarna abu-abu dengan semburat cokelat. Warna inilah yang paling mendekati warna asli permukaan Bulan, karena tidak ada udara yang mengubah cahaya yang sampai ke mata pengamat.

Namun dari permukaan Bumi, ceritanya berbeda. Bulan yang tampak merah atau kuning biasanya terlihat saat posisinya dekat dengan cakrawala. Pada posisi itu, cahaya Bulan harus menempuh jalur yang jauh lebih panjang melewati atmosfer Bumi sebelum sampai ke mata kita. Sepanjang perjalanan itu, sebagian cahaya biru dihamburkan oleh udara, dan kadang oleh debu halus yang melayang di atmosfer, sehingga warna yang tersisa dan sampai ke mata didominasi warna merah dan kuning.

Bulan berwarna biru jauh lebih jarang terlihat. Menurut penjelasan APOD, Bulan biru dapat menjadi tanda bahwa atmosfer membawa partikel debu yang lebih besar dari biasanya. Partikel-partikel inilah yang mengubah cara cahaya dihamburkan, sehingga Bulan tampak kebiruan.

Adapun Bulan berwarna ungu masih menyisakan teka-teki. Penjelasan APOD menyebut penyebab warna ungu belum sepenuhnya jelas, dan kemungkinan besar merupakan gabungan dari beberapa pengaruh sekaligus, bukan satu penyebab tunggal.

Gambar terakhir dalam rangkaian itu menangkap gerhana Bulan total pada Juli 2018. Saat itu Bulan berada di dalam bayangan Bumi dan tampak berwarna merah redup. Warna merah itu muncul karena cahaya Matahari dibiaskan melewati udara di sekeliling Bumi sebelum akhirnya mencapai permukaan Bulan yang sedang tertutup bayangan.

Rangkaian foto ini menunjukkan bahwa warna Bulan yang kita lihat bukan sekadar soal Bulan itu sendiri, melainkan juga soal udara, debu, dan posisi Bulan di langit pada malam pengamatan. Karena itu, dua orang yang melihat Bulan purnama pada malam yang berbeda, atau dari tempat yang berbeda, bisa menyaksikan Bulan dengan warna yang tidak sama, meski objeknya tetap sama.

Bagi pengamat langit, perbedaan ini justru menjadi pengingat bahwa langit malam tidak pernah benar-benar statis. Perubahan kecil di atmosfer Bumi saja sudah cukup untuk mengubah wajah Bulan dari satu malam ke malam berikutnya, dan mendokumentasikannya selama sepuluh tahun membuat perubahan itu terlihat sebagai satu cerita yang utuh.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Bulan yang terlihat dari Bumi pada 1 November 2026 ternyata tidak selalu berwarna sama, seperti ditunjukkan foto APOD edisi 1 November 2026.
  • Di luar atmosfer Bumi, Bulan tampak berwarna abu-abu dengan semburat cokelat karena bersinar dari cahaya Matahari yang dipantulkan.
  • Bulan merah atau kuning biasanya terlihat dekat cakrawala, karena cahaya biru dihamburkan sepanjang jalur panjang melewati atmosfer Bumi.
  • Bulan biru lebih jarang terlihat dan dapat menjadi tanda atmosfer membawa partikel debu yang lebih besar dari biasanya.
  • Penyebab Bulan ungu belum sepenuhnya jelas dan kemungkinan merupakan gabungan dari beberapa pengaruh sekaligus.
  • Gambar gerhana Bulan total Juli 2018 menunjukkan Bulan merah redup karena cahaya Matahari dibiaskan melewati udara di sekeliling Bumi.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *