Sunday, 1 November 2026
Nasional

Dari Lahan Sampah Menjadi Kebun Percontohan, TNI Dorong Ketahanan Pangan Keluarga di Bekasi

Seseorang merawat kebun sayur perkotaan dengan tanaman jagung dan berbagai tanaman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendorong ketahanan pangan keluarga di Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan kebun percontohan. Salah satu lokasi percontohan berada di lingkungan kantor Komando Distrik Militer (Kodim) 0507/Kota Bekasi, yang sebelumnya merupakan lahan tidak terawat dan dipenuhi sampah liar.

Lahan yang dulu dipenuhi sampah liar itu kini diubah menjadi ruang produktif. Perubahan ini menunjukkan bahwa lahan sempit di tengah kota pun bisa dimanfaatkan untuk menanam bahan pangan, asalkan diolah dengan sungguh-sungguh dan dirawat secara berkelanjutan. Bagi warga perkotaan yang lahan pekarangannya terbatas, kebun percontohan semacam ini memberi contoh nyata bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari halaman sendiri.

Ketahanan pangan keluarga merupakan fondasi ketahanan pangan yang lebih luas. Ketika satu keluarga mampu memenuhi sebagian kebutuhan sayur, buah, dan rempah dari kebunnya sendiri, keluarga tersebut menjadi lebih tahan terhadap gejolak harga di pasar. Pengeluaran untuk belanja harian bisa ditekan, asupan gizi keluarga menjadi lebih segar dan beragam, dan ketergantungan pada pasokan dari luar berkurang. Dalam skala kota, bila banyak keluarga melakukan hal yang sama, ketahanan pangan daerah pun ikut menguat.

Mengapa TNI terlibat dalam urusan pangan? Selain tugas pokok pertahanan, TNI memiliki jaringan hingga ke tingkat kewilayahan dan kedekatan dengan masyarakat. Kodim, Koramil, dan Babinsa hadir di tengah warga sehingga program pendampingan dapat berjalan lebih dekat dan berkelanjutan. Melalui pendekatan teritorial, TNI dapat menggerakkan warga, memberi contoh pengolahan lahan, dan mendampingi kelompok tani maupun keluarga dalam merawat kebunnya.

Pengalaman di lingkungan Kodim 0507/Kota Bekasi juga memberi pelajaran tentang kebersihan lingkungan. Lahan yang sebelumnya menjadi tempat sampah liar tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menjadi sarang penyakit dan sumber bau. Dengan membersihkan dan mengolahnya menjadi kebun, lingkungan menjadi lebih sehat, lebih hijau, dan lebih bermanfaat. Manfaatnya berlapis: lingkungan bersih, pangan tersedia, dan warga mendapatkan ruang belajar bercocok tanam.

Agar gerakan ini berkelanjutan, kuncinya ada pada pendampingan dan pembagian hasil yang dirasakan warga. Kebun percontohan perlu dirawat, benih dan pupuk perlu tersedia, dan warga perlu mendapatkan pengetahuan tentang cara menanam yang sesuai dengan kondisi lahan perkotaan. Bila warga sudah merasakan manfaatnya, seperti panen sayur untuk dapur sendiri, mereka cenderung melanjutkan dan bahkan menularkannya kepada tetangga.

Pada akhirnya, ketahanan pangan keluarga bukan sekadar program sesaat, melainkan kebiasaan yang dibangun dari hal-hal kecil: memanfaatkan pekarangan, merawat tanaman setiap hari, dan menghargai pangan yang dihasilkan sendiri. Langkah TNI di Kota Bekasi ini menjadi contoh bahwa dari lahan yang dulu terbengkalai pun, ketahanan pangan keluarga bisa tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi warga kota.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendorong ketahanan pangan keluarga di Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan kebun percontohan.
  • Salah satu lokasi percontohan berada di lingkungan kantor Komando Distrik Militer (Kodim) 0507/Kota Bekasi, yang sebelumnya merupakan lahan tidak terawat dan dipenuhi sampah liar.
  • Ketika satu keluarga mampu memenuhi sebagian kebutuhan sayur, buah, dan rempah dari kebunnya sendiri, keluarga tersebut menjadi lebih tahan terhadap gejolak harga di pasar.
  • Kodim, Koramil, dan Babinsa hadir di tengah warga sehingga program pendampingan dapat berjalan lebih dekat dan berkelanjutan.
  • Lahan yang sebelumnya menjadi tempat sampah liar tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menjadi sarang penyakit dan sumber bau.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *