Saturday, 31 October 2026
Nanggroe

Azhari Cage, dari Kombatan GAM hingga Dijuluki Singa Senayan

Azhari Cage berbicara dalam sebuah rapat, dengan papan nama di depannya

Nama Azhari Cage tentu tidak asing bagi masyarakat Aceh. Politisi senior yang kini duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari daerah pemilihan Aceh untuk periode 2024-2029 itu dikenal humoris, dekat dengan berbagai kalangan termasuk wartawan, dan dijuluki Singa Senayan dari Aceh karena vokalnya dalam menyuarakan kepentingan daerah di tingkat nasional.

Pria bernama lengkap Azhari Cage, S.IP., MAP itu lahir di Aceh Utara pada 12 Januari 1976 dan menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Politik di Universitas Malikussaleh (Unimal) pada 2016. Lakap Cage melekat padanya sejak ia bergabung sebagai kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat Aceh masih berkonflik. Setelah Aceh berdamai, ia meniti karier legislatif dari tingkat kabupaten hingga provinsi: Ketua Komisi C DPRK Aceh Utara periode 2009-2014, lalu Ketua Komisi I DPRA periode 2014-2019 yang membidangi hukum, politik, dan pemerintahan.

Perjalanan menuju Senayan tidak selalu mulus. Pada Pemilu Legislatif 2019, ia meraih suara terbanyak sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan 2 Aceh, tetapi partai yang mengusungnya tidak lolos ambang batas parlemen sehingga asa ke Senayan harus tertunda. Ia kemudian dipercaya memimpin Badan Reintegrasi Aceh (BRA) periode 2021-2022, lembaga resmi yang menangani reintegrasi mantan kombatan, tahanan politik, dan masyarakat korban konflik di Aceh.

Kesempatan itu akhirnya datang pada Pemilu 2024, ketika ia terpilih sebagai senator independen perwakilan Aceh dengan raihan 150.934 suara. Di DPD RI, ia dipercaya memegang sejumlah posisi strategis di alat kelengkapan dewan, antara lain anggota Komite II yang membidangi pengelolaan sumber daya alam dan ekonomi, Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU), Panitia Musyawarah (Panmus), dan Badan Kehormatan (BK) DPD RI. Fokus utamanya selama menjabat meliputi pengawalan optimalisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, penguatan implementasi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA), serta percepatan pembangunan ekonomi daerah.

Di tingkat nasional, Azhari dikenal vokal menyuarakan kekhususan Aceh dan implementasi butir-butir MoU Helsinki. Julukan Singa Senayan yang disematkan para wartawan membuatnya sering dihubungi juru berita dari berbagai media nasional. Di luar panggung politik, ia juga memegang sejumlah posisi organisasi, yakni Ketua Harian DPP Partai Aceh sejak 2023, Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat periode 2019-2023, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Malikussaleh (IKA Unimal) periode 2024-2028, serta Ketua Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Aceh periode 2015-2023.

Kepedulian sosialnya juga tercatat saat Aceh dilanda banjir bandang pada akhir 2025. Kala itu, Azhari termasuk salah satu politisi yang turun langsung ke lokasi bencana dengan membawa bantuan. Ia menyampaikan alasan sederhananya: hanya ingin berbagi dengan sesama. Rekam jejak panjang dari rimba konflik, lembaga reintegrasi, legislatif daerah, hingga kursi senator itulah yang membentuk sosok yang kini dikenal sebagai Singa Senayan dari Aceh.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Azhari Cage, S.IP., MAP adalah anggota DPD RI dari daerah pemilihan Aceh periode 2024-2029 dan dijuluki Singa Senayan dari Aceh.
  • Lakap Cage melekat sejak ia menjadi kombatan Gerakan Aceh Merdeka, dan karier legislatifnya dimulai dari Ketua Komisi C DPRK Aceh Utara 2009-2014 hingga Ketua Komisi I DPRA 2014-2019.
  • Ia pernah memimpin Badan Reintegrasi Aceh periode 2021-2022 sebelum terpilih sebagai senator dengan 150.934 suara pada Pemilu 2024.
  • Di DPD RI ia duduk di Komite II, Panitia Perancang Undang-Undang, Panitia Musyawarah, dan Badan Kehormatan, dengan fokus mengawal Dana Otsus Aceh dan implementasi Undang-Undang Pemerintahan Aceh.
  • Saat banjir bandang melanda Aceh pada akhir 2025, ia turun langsung ke lokasi bencana dengan membawa bantuan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *