Produsen perlengkapan olahraga asal Jepang, ASICS, menyeleksi sekitar 100 pesepak bola muda di Makassar, Sulawesi Selatan, dalam rangkaian ASICS Football Draft Combine 2026. Seleksi di Makassar digelar pada Jumat (31/10/2026), setelah rangkaian sebelumnya dibuka di Jakarta pada 24 Oktober 2026.
Program ini membuka kesempatan bagi pesepak bola muda Indonesia berusia 16 hingga 18 tahun, baik dari akademi sepak bola maupun dari jalur non-akademi, untuk menunjukkan kemampuan dalam lingkungan kompetitif yang terstruktur. Peserta dinilai berdasarkan keterampilan teknis seperti shooting, passing, dan dribbling, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi permainan.
Mengapa program seperti ini penting? Indonesia memiliki banyak talenta sepak bola muda dengan potensi besar, tetapi kesempatan untuk menunjukkan bakat dan mendapatkan akses ke jalur pengembangan profesional belum tentu tersedia secara merata bagi setiap pemain. Seleksi terbuka seperti Draft Combine memberi jalan bagi pemain dari luar jalur akademi formal untuk tetap terlihat oleh pemandu bakat.
President Director ASICS Indonesia, Yuya Sugiyama, mengatakan program ini bertujuan memperluas kesempatan bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan potensi mereka. Rangkaian City Series ASICS Football Draft Combine 2026 dimulai dari Jakarta, kemudian berlanjut ke tiga kota lainnya: Makassar pada 31 Oktober, Bandung pada 7 November, dan Surabaya pada 14 November 2026.
Pelatih ASICS Football Draft Combine 2026 Jakarta, Aldi Iqbal Tawakal, menambahkan bahwa pengalaman berkompetisi di lingkungan baru dapat membantu pemain mengenali kemampuan serta aspek permainan yang masih perlu dikembangkan. Bagi pemain muda, bertanding di hadapan pemandu bakat dari berbagai negara adalah pengalaman yang berbeda dari sekadar bermain di kompetisi lokal.
Dari seluruh rangkaian seleksi di empat kota, sebanyak 50 pemain terbaik akan melaju ke tahap final di Jakarta pada Desember 2026. Pada tahap itu, para pemain kembali menjalani penilaian untuk menentukan tiga pemain terbaik. Ketiga pemain tersebut akan mendapatkan tiket ke ASICS Football Draft Combine 2027 di Jepang.
Di Jepang, mereka berkesempatan bersaing dengan pemain-pemain muda elit dari berbagai negara dan mengejar peluang bermain bersama klub-klub besar dari seluruh dunia. Penyelenggara menegaskan bahwa kesempatan mengikuti program tersebut tidak serta-merta menjamin kontrak atau status sebagai pemain profesional, tetapi membuka pintu yang selama ini sulit dijangkau pemain muda Indonesia.
Program ini mengusung filosofi ASICS, Sound Mind, Sound Body, yang menekankan keseimbangan kemampuan fisik dan mental dalam pengembangan atlet. Dengan pola seleksi berjenjang seperti ini, harapan yang dibangun bukan sekadar menemukan tiga nama, melainkan membangun ekosistem pembinaan yang memberi pengalaman kompetitif bagi ratusan pemain muda di berbagai daerah.
Apa poin penting dari berita ini?
- ASICS menyeleksi sekitar 100 pesepak bola muda di Makassar pada Jumat 31 Oktober 2026 dalam rangkaian Football Draft Combine 2026.
- Program ini terbuka bagi pemain usia 16 hingga 18 tahun, baik dari akademi maupun jalur non-akademi.
- Seleksi digelar di empat kota: Jakarta pada 24 Oktober, Makassar pada 31 Oktober, Bandung pada 7 November, dan Surabaya pada 14 November 2026.
- Sebanyak 50 pemain terbaik akan melaju ke tahap final di Jakarta pada Desember 2026.
- Tiga pemain terbaik dari tahap final berkesempatan mengikuti Football Draft Combine 2027 di Jepang.


