Komika Aci Resti menjalani debut genre horor-komedi lewat film Hungry Ghost Festival, yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026. Dalam film garapan Imam Darto tersebut, Aci memerankan Tintin, sahabat Raka yang diperankan Endy Arfian.
Pengalaman baru di layar lebar ini menjadi sorotan bagi Aci, karena untuk pertama kalinya ia menjajal perpaduan dua unsur yang berbeda, yakni ketegangan dari cerita horor dan humor yang menjadi bagian dari komedi. Sebelumnya, ia telah terlibat dalam sejumlah film bergenre komedi maupun drama, sehingga Hungry Ghost Festival menjadi langkah baru dalam perjalanan aktingnya.
Tintin digambarkan sebagai sosok santai dan tampil apa adanya, sedangkan Raka memiliki karakter perfeksionis dan disiplin. Kontras kepribadian kedua tokoh tersebut menjadi salah satu unsur yang membangun hubungan mereka dalam cerita. Tintin juga berperan menghadirkan nuansa humor ketika para karakter berhadapan dengan berbagai kejadian menegangkan dan gangguan mistis.
Bagi Aci, proses produksi film ini menghadirkan pengalaman yang berbeda dibandingkan proyek sebelumnya. Ia menjalani syuting selama 20 hari, sehingga memiliki kesempatan untuk lebih mendalami karakter yang dimainkan. Pengalaman menjalani proses produksi selama itu turut menjadi bahan candaan Aci ketika berbicara mengenai film tersebut.
“Akhirnya ngerasain juga syuting 20 hari. Lumayan, makan gratis 20 hari,” canda Aci. Selain durasi syuting, momen ketika melihat dirinya muncul pada poster resmi film juga memberikan kesan tersendiri bagi Aci. Ia merasa bangga ketika melihat wajahnya terpampang di poster resmi film tersebut, dan reaksinya saat menyaksikan poster itu berlangsung spontan hingga mengundang tawa para pemain serta awak media yang hadir.
Hungry Ghost Festival ditulis dan disutradarai Imam Darto, serta diproduksi MVP Pictures. Film ini mengangkat tradisi Tionghoa Hungry Ghost Festival, yang dipercaya sebagai masa ketika arwah kembali ke dunia manusia untuk menerima doa dan persembahan. Tradisi tersebut juga mengenal sejumlah pantangan yang diyakini perlu dipatuhi agar manusia tidak mengganggu keberadaan roh.
Alur cerita berpusat pada Raka, seorang pemuda disiplin yang mengalami krisis identitas setelah mengetahui bahwa dirinya merupakan anak angkat tanpa dokumen legal. Keinginan untuk mengetahui asal-usulnya mendorong Raka melakukan perjalanan ke Semarang bersama dua sahabatnya, Tintin dan Bobi, yang diperankan Fajar Nugra. Perjalanan ketiga sahabat itu kemudian berkembang menjadi pengalaman menyeramkan setelah mereka tanpa sengaja melanggar pantangan yang berkaitan dengan Hungry Ghost Festival.
Sejak pelanggaran tersebut, berbagai peristiwa mistis dan penglihatan aneh mulai menghantui perjalanan mereka. Raka pun semakin dekat dengan rahasia kelam yang berkaitan dengan masa lalunya. Dalam menghadapi rangkaian gangguan itu, Raka dan kedua sahabatnya memperoleh bantuan dari Bella, yang diperankan Sarah Beatrix, serta Bo Kiat, seorang dukun yang dimainkan Augie Fantinus. Raka dan teman-temannya harus menjalani ritual berbahaya sebelum gerbang arwah tertutup.
Selain Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra, film ini juga dibintangi Sarah Beatrix, Jenny Zhang, Augie Fantinus, Arla Ailani, Rizky Inggar, dan Alvin Adam. Untuk mengenal lebih dekat budaya yang menjadi latar cerita, para pemain sempat menyaksikan langsung rangkaian perayaan Hungry Ghost Festival di Klenteng Bu An Kiong, Bekasi, dan Vihara Boen San Bio, Tangerang. Perpaduan pencarian identitas, pantangan tradisi Tionghoa, kejadian supranatural, dan karakter komedi menjadi unsur utama dalam film horor-komedi ini.
Apa poin penting dari berita ini?
- Komika Aci Resti menjalani debut genre horor-komedi lewat film Hungry Ghost Festival, yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026.
- Dalam film garapan Imam Darto tersebut, Aci memerankan Tintin, sahabat Raka yang diperankan Endy Arfian.
- Tintin digambarkan sebagai sosok santai dan tampil apa adanya, sedangkan Raka memiliki karakter perfeksionis dan disiplin.
- Ia menjalani syuting selama 20 hari, sehingga memiliki kesempatan untuk lebih mendalami karakter yang dimainkan.
- Ia merasa bangga ketika melihat wajahnya terpampang di poster resmi film tersebut.
- Film ini ditulis dan disutradarai Imam Darto, serta diproduksi MVP Pictures.


