Tangkapan layar yang beredar di media sosial beberapa hari sebelum Halloween menunjukkan akun Gedung Putih mengunggah gambar labu yang diukir berbentuk sombrero dengan keterangan Spooky szn is here. Setelah ditelusuri oleh pemeriksa fakta Snopes, unggahan tersebut dinyatakan asli.
Klaim yang beredar menyebutkan bahwa pada 28 Oktober, Gedung Putih mengunggah gambar labu dengan ukiran sombrero beserta keterangan tersebut. Sejumlah kritikus pemerintahan menilai unggahan itu memiliki konotasi yang menyinggung, karena sombrero merupakan simbol warisan budaya Meksiko yang dikaitkan dengan musim seram.
Snopes memeriksa langsung halaman media sosial Gedung Putih dan menemukan bahwa tangkapan layar yang beredar itu autentik. Akun X Gedung Putih, halaman Facebook, dan halaman lainnya memang mengunggah gambar tersebut pada 28 Oktober, dan unggahan itu ditonton jutaan kali.
Pemeriksa fakta juga menjalankan gambar tersebut melalui perangkat lunak pendeteksi gambar buatan kecerdasan buatan dari OpenAI, yang mencari watermark OpenAI yang tidak terlihat. Perangkat lunak itu menentukan bahwa gambar tersebut dibuat dengan perangkat kecerdasan buatan OpenAI.
Snopes menyampaikan telah menghubungi Gedung Putih untuk menanyakan apa sebenarnya yang dimaksud oleh gambar tersebut, dan hingga laporan diterbitkan pada 29 Oktober 2026, belum menerima tanggapan. Snopes menyatakan akan memperbarui laporan bila ada tanggapan.
Konteks politik di balik unggahan ini juga menjadi sorotan dalam penelusuran tersebut. Selama kampanye pemilihan sela maupun masa kepresidenan Donald Trump secara lebih luas, Partai Republik memusatkan perhatian pada isu imigrasi, dengan deportasi yang dilaporkan mencapai sekitar 660.000 orang dalam setahun terakhir, masih jauh di bawah target pemerintah sebesar 1 juta orang per tahun.
Ketika Partai Republik tertinggal dari Partai Demokrat dalam jajak pendapat menjelang pemilu, pengaitan simbol warisan Meksiko dengan musim seram dalam unggahan Gedung Putih itu dibaca oleh para kritikus sebagai rujukan pada kampanye deportasi yang menyasar warga Latino. Penilaian itu disampaikan sebagai pandangan para kritikus, sementara Gedung Putih sendiri belum memberikan penjelasan atas unggahan tersebut.
Sebuah studi Pew Research yang dikutip dalam penelusuran itu menyebutkan bahwa warga Latino lebih mungkin dibandingkan orang dewasa Amerika lainnya untuk mengatakan bahwa mereka khawatir diri mereka atau orang terdekat mereka mungkin dideportasi, dan telah menyesuaikan hidup mereka dengan kecemasan terkait status keimigrasian.
Dengan verdict benar dari Snopes, satu hal menjadi jelas: unggahan labu sombrero dengan keterangan Spooky szn is here memang benar-benar dipublikasikan oleh akun Gedung Putih pada 28 Oktober. Perdebatan yang muncul setelahnya berkaitan dengan penafsiran atas unggahan itu, bukan dengan keaslian unggahannya.
Kasus ini menunjukkan pentingnya membedakan dua pertanyaan yang berbeda dalam memeriksa kabar viral: apakah sebuah unggahan benar-benar ada, dan apa makna di baliknya. Untuk pertanyaan pertama, penelusuran Snopes memberikan jawaban yang tegas, yaitu unggahan itu asli.
Apa poin penting dari berita ini?
- Tangkapan layar yang beredar menunjukkan akun Gedung Putih mengunggah gambar labu yang diukir berbentuk sombrero dengan keterangan Spooky szn is here.
- Setelah ditelusuri oleh pemeriksa fakta Snopes, unggahan tersebut dinyatakan asli.
- Akun X Gedung Putih, halaman Facebook, dan halaman lainnya memang mengunggah gambar tersebut pada 28 Oktober, dan unggahan itu ditonton jutaan kali.
- Perangkat lunak pendeteksi gambar dari OpenAI menentukan bahwa gambar tersebut dibuat dengan perangkat kecerdasan buatan OpenAI.
- Snopes telah menghubungi Gedung Putih untuk menanyakan maksud gambar tersebut, dan hingga laporan diterbitkan belum menerima tanggapan.
- Sejumlah kritikus menilai unggahan itu memiliki konotasi yang menyinggung, karena sombrero merupakan simbol warisan budaya Meksiko yang dikaitkan dengan musim seram.


