Saturday, 31 October 2026
Nanggroe

Peusijuk Sambut Brigjen TNI Ali Imran sebagai Kasdam Iskandar Muda

Upacara adat peusijuk penyambutan pejabat baru Kodam Iskandar Muda di Banda Aceh

Brigjen TNI Ali Imran menjalani tradisi adat peusijuk saat mengikuti tradisi penyambutan pejabat baru di lingkungan Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Ali Imran menjabat sebagai Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, dan prosesi adat tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan dirinya sebagai pejabat baru di lingkungan kodam tersebut.

Peusijuk dikenal sebagai tradisi tepung tawar dalam adat Aceh. Dalam tradisi ini, doa dan harapan baik disampaikan kepada seseorang yang sedang memasuki babak baru dalam kehidupannya, termasuk ketika seseorang mengemban amanah jabatan yang baru. Tradisi ini sudah lama hidup di tengah masyarakat Aceh dan masih dijaga hingga kini, termasuk dalam berbagai momentum resmi dan kekeluargaan.

Penyambutan pejabat baru melalui prosesi adat seperti ini bukan sekadar seremoni. Di baliknya ada pesan tentang penghormatan terhadap nilai-nilai yang dijunjung masyarakat setempat. Seorang pejabat yang datang dan bertugas di Aceh diharapkan memahami bahwa tugasnya dijalankan di tengah masyarakat yang memiliki adat, sejarah, dan tata nilai yang kuat.

Karena itu, peusijuk sering dimaknai sebagai doa keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas. Harapannya, pejabat yang bersangkutan dapat bekerja dengan baik, menjaga amanah, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan seluruh unsur di wilayah tugasnya.

Kodam Iskandar Muda sendiri merupakan satuan kewilayahan TNI Angkatan Darat yang membawahi wilayah Aceh. Kehadiran pejabat baru di jajaran pimpinannya tentu menjadi perhatian, sebab tugas-tugas kewilayahan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pembinaan teritorial hingga keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam konteks tersebut, tradisi penyambutan menjadi jembatan antara institusi dan budaya lokal. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya soal struktur dan komando, tetapi juga soal kemampuan berbaur, menghargai adat, dan membangun kepercayaan dengan masyarakat di tempat bertugas.

Peusijuk juga mengandung pesan kebersamaan. Prosesi ini biasanya melibatkan orang-orang di sekitar, sehingga suasana penyambutan terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Nilai semacam ini penting dalam tugas kewilayahan, karena banyak pekerjaan di lapangan hanya bisa berjalan baik bila ada kerja sama dan saling percaya antara aparat dan masyarakat.

Dengan menjalani peusijuk, Brigjen TNI Ali Imran secara simbolis diterima dan didoakan dalam mengemban tugas barunya sebagai Kepala Staf Kodam Iskandar Muda. Harapan yang menyertai prosesi itu sederhana namun mendasar, yakni agar kepemimpinannya membawa manfaat, menjaga ketertiban, dan memperkuat hubungan baik antara TNI dan masyarakat Aceh.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Brigjen TNI Ali Imran menjalani tradisi adat peusijuk sebagai Kepala Staf Kodam Iskandar Muda.
  • Prosesi tersebut digelar dalam tradisi penyambutan pejabat baru di lingkungan Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, pada Jumat, 30 Oktober 2026.
  • Peusijuk merupakan tradisi tepung tawar dalam adat Aceh yang menyampaikan doa dan harapan baik.
  • Tradisi ini dimaknai sebagai doa keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah jabatan yang baru.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *