Saturday, 31 October 2026
Nasional

Jelang Nataru 2026/2027, Menhub Instruksikan Ramp Check Diperketat di Semua Moda Transportasi

Petugas memeriksa kolong kendaraan dalam kegiatan ramp check

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan untuk mengintensifkan ramp check atau pemeriksaan kelaikan sarana transportasi menjelang angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Instruksi itu mencakup seluruh moda, mulai dari angkutan jalan, penyeberangan, kapal laut, pesawat udara, hingga kereta api. Tujuannya satu, memastikan setiap sarana yang mengangkut penumpang benar-benar laik operasi sebelum diberangkatkan.

Ramp check diposisikan sebagai langkah pencegahan, bukan sekadar pemeriksaan administratif. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi potensi gangguan keselamatan sejak awal, sebelum sarana dioperasikan. Setiap temuan dari pemeriksaan harus ditindaklanjuti bersama operator, sehingga kendaraan atau kapal yang bermasalah tidak dibiarkan tetap beroperasi selama masa angkutan libur akhir tahun.

Untuk angkutan darat, pengawasan didukung aplikasi MitraDarat yang mencatat hasil ramp check secara digital dan terintegrasi dengan data perizinan angkutan. Pencatatan digital ini membuat hasil pemeriksaan bisa dilacak dan dibandingkan antarwilayah, sekaligus memudahkan pengawas memastikan operator yang kendaraannya bermasalah sudah melakukan perbaikan.

Pemeriksaan kapal laut mencakup aspek yang luas, antara lain keselamatan, pengawakan, garis muat dan pemuatan, kesehatan penumpang, pencegahan pencemaran, serta manajemen keamanan kapal. Kapal wisata mendapat perhatian khusus, yakni diuji petik sebelum beroperasi sebagai syarat pengajuan Surat Persetujuan Berlayar. Dengan begitu, kapal wisata yang mengangkut wisatawan pada musim liburan sudah melewati penyaringan keselamatan.

Sebagai gambaran skala pekerjaan ini, pada angkutan Nataru 2025/2026 ramp check tercatat 112.104 kali, jauh melampaui target awal 15 ribu kali. Angka itu menunjukkan intensitas pemeriksaan yang sudah tinggi pada tahun sebelumnya, dan instruksi tahun ini meminta intensitas itu dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Untuk kesiapan armada laut, uji kelaiklautan 2.140 kapal dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 30 November 2026 dengan melibatkan 132 Unit Pelaksana Teknis. Rinciannya meliputi 511 kapal penumpang, 63 kapal Ro-Ro penumpang, 460 kapal Ro-Ro penyeberangan, 123 kapal cepat, 162 kapal tradisional, dan 821 kapal wisata. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Balai Pengelola Transportasi Darat, serta dinas perhubungan provinsi dan kabupaten/kota menjadi pelaksana di lapangan bersama operator transportasi.

Menhub menegaskan pemeriksaan keselamatan harus dilakukan secara menyeluruh agar perjalanan Natal dan Tahun Baru berjalan selamat, aman, dan laik operasi. Bagi masyarakat yang berencana bepergian pada masa Nataru, pesan yang bisa dipetik adalah memastikan moda yang dipilih sudah melewati pemeriksaan, dan bagi operator, tidak ada ruang untuk mengoperasikan sarana yang belum dinyatakan laik.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Menhub Dudy Purwagandhi menginstruksikan intensifikasi ramp check semua moda menjelang angkutan Nataru 2026/2027.
  • Ramp check adalah langkah pencegahan untuk mengidentifikasi potensi gangguan keselamatan sebelum sarana dioperasikan.
  • Pengawasan darat didukung aplikasi MitraDarat yang mencatat hasil ramp check secara digital dan terintegrasi dengan data perizinan.
  • Pada Nataru 2025/2026, ramp check tercatat 112.104 kali, jauh melampaui target awal 15 ribu kali.
  • Uji kelaiklautan 2.140 kapal dijadwalkan 1-30 November 2026 dengan 132 Unit Pelaksana Teknis.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *