Gelombang pemutusan hubungan kerja di industri Hollywood dan media masih berlanjut hingga akhir Oktober 2026. Daftar pemangkasan yang diperbarui pada 30 Oktober 2026 menunjukkan perusahaan-perusahaan besar, mulai dari studio film, layanan streaming, hingga penyiar, masih memangkas staf dalam jumlah yang tidak kecil.
Tren ini sudah terasa sejak pertengahan 2024. Industri hiburan masih memulihkan diri dari serangkaian guncangan yang bertumpuk, mulai dari pandemi COVID-19, mogok ganda di Hollywood, hingga kebakaran hutan di Los Angeles pada Januari 2025. Di tengah pemulihan itu, merger Warner Bros. Discovery dan Paramount turut mengubah peta perusahaan dan kebutuhan tenaga kerja.
Entri terbaru dalam daftar itu datang dari Hello Sunshine, perusahaan produksi milik Reese Witherspoon. Pada Jumat sebelum Halloween, perusahaan itu memangkas sekitar separuh stafnya, atau sekitar 30 pekerja, sebagai bagian dari upaya memusatkan kembali bisnis pada bidang utama, yakni film, televisi, dan klub buku Reese. Langkah itu datang tak lama setelah Witherspoon bersama grup konten Mediawan yang berbasis di Paris membeli kembali perusahaan tersebut dari Candle Media, yang mengambil saham mayoritas pada 2021.
Netflix juga melakukan pemangkasan besar pada pertengahan Oktober, sekitar 6 persen dari staf globalnya atau setara sekitar 1.000 pekerjaan. Gelombang itu disebut sebagai yang terbesar bagi perusahaan tersebut dalam empat tahun terakhir. Sejumlah eksekutif yang pergi antara lain wakil presiden film Doug Belgrad, eksekutif film Sheroum Kim, serta eksekutif televisi Lisa Lang McMullen, James Oh, Andrew McQuinn, dan Carolina Garcia.
Disney pun masih memangkas pekerja. Putaran terbaru hingga akhir September 2026 berdampak pada beberapa ratus karyawan di bidang teknologi dan sumber daya manusia, meski jumlahnya lebih kecil dibanding dua putaran sebelumnya pada tahun yang sama. Pada akhir Juli, divisi Pixar dan National Geographic termasuk yang paling terdampak, dengan jumlah pemangkasan di bawah 100 orang, sebagian besar di National Geographic.
Di sektor gim dan teknologi hiburan, Electronic Arts memangkas sekitar 3 persen stafnya atau sekitar 400 pekerjaan setelah perusahaan itu menjadi perusahaan privat pada Agustus, dan menutup pengembang gim BioWare pada Oktober. Xbox, divisi gim Microsoft, mengumumkan pemangkasan tambahan 268 peran pada September di Halo Studios dan studio pihak pertama lainnya, setelah sebelumnya memangkas 3.200 pekerja pada Juli.
Penyiar di Inggris juga tidak luput. BBC Media Tech menghadapi sekitar 110 pemutusan hubungan kerja wajib, menutup 35 lowongan, dan merencanakan 180 pemangkasan tambahan lewat pengunduran diri sukarela. Channel 4 berencana memangkas 340 pekerjaan hingga akhir 2026. Sementara itu, Cineverse pada pertengahan Agustus menerapkan pemangkasan untuk menghemat 1,8 juta dolar Amerika per tahun.
Secara keseluruhan, daftar ini memperlihatkan bahwa pemangkasan bukan lagi peristiwa sesekali, melainkan pola yang terus berulang di berbagai lini industri hiburan, dari produksi film dan televisi hingga penyiaran dan gim.
Apa poin penting dari berita ini?
- Gelombang pemutusan hubungan kerja di Hollywood dan media masih berlanjut hingga akhir Oktober 2026.
- Hello Sunshine memangkas sekitar separuh stafnya, atau sekitar 30 pekerja, untuk kembali fokus pada film, televisi, dan klub buku.
- Netflix memangkas sekitar 1.000 pekerjaan atau 6 persen staf globalnya pada pertengahan Oktober.
- Disney memangkas beberapa ratus pekerja di bidang teknologi dan sumber daya manusia hingga akhir September 2026.
- Electronic Arts memangkas sekitar 400 pekerjaan dan menutup BioWare, sementara Xbox memangkas 268 peran tambahan.
- BBC Media Tech dan Channel 4 juga merencanakan ratusan pemangkasan di Inggris.


