Thursday, 29 October 2026
Politik

Wantimpres Matangkan Pertimbangan Perdana untuk Presiden Prabowo

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Pratikno memimpin rapat pleno Wantimpres di Jakarta

Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) menggelar rapat pleno keempat untuk mematangkan penyusunan pertimbangan perdana kepada Presiden Prabowo Subianto. Rapat yang dipimpin Ketua Wantimpres RI, Pratikno, itu berlangsung di Jakarta pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Penyusunan pertimbangan perdana ini merupakan amanat undang-undang. Dalam waktu kurang dari satu bulan, Wantimpres sudah empat kali menggelar rapat pleno. Rapat pleno keempat ini menjadi forum pembahasan bersama atas draf pertimbangan yang disiapkan masing-masing bidang, dengan mengacu pada pengalaman, keahlian, dan perspektif para anggota terhadap tantangan bangsa. Isi pertimbangan kepada Presiden sendiri dijaga kerahasiaannya.

Bidang politik, hukum, dan keamanan (polhukam) yang diketuai Agum Gumelar memfokuskan pembahasan pada perkembangan geopolitik, dinamika politik dan hukum, serta tantangan keamanan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional. Bidang ini menekankan pentingnya identifikasi dini dan antisipasi risiko agar persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas dapat dikenali sejak awal.

Bidang kesejahteraan sosial, agama, dan budaya yang dipimpin Pratikno membahas persoalan sosial, pendidikan, agama, dan budaya. Pembahasan mencakup penguatan karakter dan identitas bangsa, persatuan nasional, serta keragaman kondisi dan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah. Bidang ini menilai pembangunan karakter dan persatuan sebagai fondasi yang tidak kalah penting dari agenda ekonomi dan keamanan.

Bidang ekonomi dan keuangan yang diketuai Chairul Tanjung membahas tantangan ekonomi nasional, termasuk penguatan kedaulatan ekonomi, tata kelola sumber daya alam, dan sektor maritim. Wakil Ketua Wantimpres RI, Muhammad Hatta Rajasa, yang menyampaikan pandangan bidang ekonomi dan keuangan, menyatakan diperlukan langkah-langkah strategis dan fundamental untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, dengan transformasi yang dipandu tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.

Ketiga bidang tersebut bekerja secara paralel dan hasilnya dipertemukan dalam rapat pleno. Pola ini memungkinkan pertimbangan yang disampaikan kepada Presiden memadukan sudut pandang keamanan, sosial-budaya, dan ekonomi, bukan hanya berasal dari satu bidang. Dengan empat kali rapat pleno dalam waktu singkat, Wantimpres menunjukkan keseriusan untuk menyelesaikan pertimbangan perdananya secara matang.

“Dalam waktu kurang dari satu bulan, kita sudah empat kali menggelar rapat pleno,” kata Pratikno. Rapat pleno keempat ini menandai semakin dekatnya finalisasi pertimbangan perdana Wantimpres kepada Presiden Prabowo Subianto, yang akan menjadi masukan resmi pertama lembaga tersebut kepada kepala negara.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Wantimpres RI menggelar rapat pleno keempat di Jakarta pada 29 Oktober 2026 untuk mematangkan penyusunan pertimbangan perdana kepada Presiden Prabowo Subianto.
  • Dalam waktu kurang dari satu bulan, Wantimpres sudah empat kali menggelar rapat pleno guna membahas draf pertimbangan dari masing-masing bidang.
  • Bidang polhukam membahas geopolitik, dinamika politik dan hukum, serta tantangan keamanan, dengan penekanan pada identifikasi dini dan antisipasi risiko.
  • Bidang kesejahteraan sosial, agama, dan budaya membahas penguatan karakter dan identitas bangsa, persatuan nasional, serta keragaman kondisi masyarakat.
  • Bidang ekonomi dan keuangan membahas penguatan kedaulatan ekonomi, tata kelola sumber daya alam, dan sektor maritim, dengan transformasi yang dipandu tata kelola transparan dan akuntabel.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *