Gerakan Pemuda Ansor menegaskan komitmen menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia lewat Aksi Kemanusiaan Nasional yang dipusatkan di daerah perbatasan Kepulauan Riau, Kamis, 29 Oktober 2026. Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, hadir langsung memimpin kegiatan tersebut di Pantai Pulau Putri, Nongsa, Kota Batam, sebagai daerah pertama dalam rangkaian aksi kemanusiaan nasional itu.
Agenda yang diinisiasi Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepulauan Riau ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap penanganan dampak berbagai bencana alam sekaligus penguatan ketahanan masyarakat pesisir dan pulau terluar. Ketua GP Ansor Kepulauan Riau, Sumarno Gareng, menjelaskan bahwa Kepri dipilih sebagai titik awal karena wilayahnya terdiri dari banyak pulau dan berada tepat di garis batas negara.
Rangkaian kegiatan aksi kemanusiaan itu mencakup sejumlah aksi sosial terpadu. Pertama, penyaluran bantuan bencana dan sosial berupa 275 paket sembako dan masker untuk keluarga prasejahtera dan warga terdampak. Kedua, dukungan infrastruktur dasar berupa bantuan pompa air dan penyediaan akses air bersih melalui lima tangki air bersih. Ketiga, aksi lingkungan pesisir lewat gotong royong membersihkan pantai.
Addin Jauharudin menekankan bahwa Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) harus selalu hadir sebagai garda terdepan, tidak hanya mengawal benteng pertahanan ideologi bangsa, tetapi juga melayani kebutuhan dasar masyarakat, terutama mereka yang berada di garis batas negara. Menurutnya, daerah perbatasan adalah halaman depan Indonesia, sehingga solidaritas dan kerja kemanusiaan tidak boleh hanya terpusat di Jawa.
Ia menegaskan masyarakat di pulau terluar harus merasakan kehadiran negara dan keberadaan kader Ansor yang selalu siap membantu. Kehadiran Ansor hingga ke batas perbatasan laut, kata Addin, menguatkan moral warga pesisir dan menegaskan bahwa dari ujung pemadaman kebakaran hutan hingga batas laut terluar, Ansor siap menjadi benteng kemanusiaan dan mitra strategis negara.
Gerakan itu difokuskan pada enam sektor, yakni kebakaran hutan dan lahan, erupsi gunung api, kekeringan, gempa bumi, banjir, serta pembersihan sungai. Programnya tidak hanya berupa penyaluran bantuan, tetapi juga penanganan bencana, mitigasi risiko, edukasi kesehatan, dan pemulihan lingkungan. Kader di berbagai daerah juga didorong membantu warga terdampak kebakaran hutan lewat dukungan pemadaman, pembagian masker, dan edukasi untuk mengurangi risiko paparan asap.
Dukungan terhadap gerakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang hadir dalam kegiatan di Pantai Nongsa, Pulau Putri. Ia mengapresiasi GP Ansor Kepulauan Riau yang menginisiasi aksi kemanusiaan nasional itu dan mengajak masyarakat tidak membakar sampah di tengah darurat asap akibat kebakaran hutan dan lahan, karena sejumlah wilayah Kepri belakangan turut merasakan kiriman kabut asap.
Menurut Nyanyang, aksi yang dilakukan bersama-sama akan lebih terasa manfaatnya dan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan seperti Ansor menjadi kunci menjaga ketahanan sosial serta kedaulatan di wilayah perbatasan, sekaligus membangun kepedulian berkelanjutan di kawasan pesisir yang potensinya dapat diberdayakan demi kesejahteraan warga.
Apa poin penting dari berita ini?
- GP Ansor menggelar Aksi Kemanusiaan Nasional di daerah perbatasan Kepulauan Riau, dipimpin langsung Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, pada Kamis, 29 Oktober 2026.
- Kepulauan Riau menjadi daerah pertama dalam rangkaian aksi itu, dengan kegiatan terpusat di Pantai Pulau Putri, Nongsa, Kota Batam.
- Kegiatan mencakup penyaluran 275 paket sembako dan masker, lima tangki air bersih, bantuan pompa air, serta gotong royong membersihkan pantai.
- Gerakan itu difokuskan pada enam sektor, yakni kebakaran hutan dan lahan, erupsi gunung api, kekeringan, gempa bumi, banjir, dan pembersihan sungai.
- Addin menegaskan daerah perbatasan adalah halaman depan Indonesia, sehingga masyarakat pulau terluar harus merasakan kehadiran negara dan kader Ansor yang siap membantu.


