Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) resmi meluncurkan RSCM Center for Cornea and Ocular Surface Restoration (CAREs) untuk memperluas akses layanan kesehatan mata, terutama bagi pasien dengan penyakit kornea dan permukaan mata yang kompleks dari seluruh Indonesia. Layanan terpadu ini menggabungkan transplantasi kornea, restorasi permukaan mata, bedah refraktif berbasis laser, dan Bank Mata RSCM dalam satu sistem.
Peluncuran tersebut bertepatan dengan Hari Penglihatan Sedunia 2026 dan ulang tahun kedua Bank Mata RSCM. Latar belakangnya adalah kebutaan akibat kerusakan kornea yang sebenarnya dapat ditangani, tetapi terhambat oleh keterbatasan jaringan donor. Hingga Oktober 2026, tercatat 444 pasien menunggu kornea, dan lebih dari separuhnya telah menunggu lebih dari satu tahun. Sebagian besar kornea yang digunakan untuk transplantasi di RSCM selama ini masih berasal dari luar negeri.
Bank Mata RSCM mulai dikembangkan pada Oktober 2024 dan memperoleh izin operasional dari Kementerian Kesehatan pada April 2026. Untuk mendukung layanan donor, RSCM telah melatih 52 perawat dan 7 pekerja sosial sebagai konselor donasi, membangun laboratorium bank mata di RSCM Kirana, serta menerapkan prosedur yang memungkinkan jaringan kornea ditelusuri dari donor hingga penerima. RSCM juga bekerja sama dengan bank mata terakreditasi di luar negeri.
Dalam layanan ini, konseling kepada keluarga dilakukan oleh petugas terlatih, tanpa tekanan, dan tanpa imbalan. Prinsip tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap donasi kornea, karena keputusan akhir tetap berada di tangan keluarga.
Ruang lingkup layanan CAREs mencakup kasus-kasus kompleks, antara lain infeksi kornea dan trauma, termasuk trauma kimia; rekonstruksi kornea pascacedera; transplantasi untuk kondisi bawaan dan degeneratif serta komplikasi pascaoperasi katarak; dan restorasi permukaan mata untuk penyakit radang kronis seperti sindrom Stevens-Johnson, pemfigoid sikatrikial okular, dan alergi berat.
Direktur Utama RSCM, dr. Supriyanto, serta Kepala Unit Bank Mata RSCM, dr. Rina La Distia Nora, Sp.M(K), Ph.D., menjadi nama-nama kunci dalam pengembangan layanan ini. Artikel sumber juga menyebut Heru Baskoro, putra pahlawan nasional Sayuti Melik, sebagai pasien yang ketajaman penglihatannya membaik secara signifikan setelah menjalani transplantasi kornea di RSCM.
Melalui tema “Satu Niat, Dua Penglihatan”, masyarakat yang ingin mendaftarkan niat mendonorkan kornea dapat mengunjungi Bank Mata RSCM di RSCM Kirana, Jalan Kimia Nomor 8, Jakarta Pusat, atau menghubungi nomor siaga 0852 9000 6100. Pendaftaran niat tersebut gratis, dan keputusan akhir tetap berada pada keluarga.
Apa poin penting dari berita ini?
- RSCM meluncurkan RSCM Center for Cornea and Ocular Surface Restoration (CAREs), layanan terpadu transplantasi kornea, restorasi permukaan mata, bedah refraktif laser, dan Bank Mata RSCM.
- Peluncuran bertepatan dengan Hari Penglihatan Sedunia 2026 dan ulang tahun kedua Bank Mata RSCM.
- Hingga Oktober 2026, 444 pasien menunggu kornea dan lebih dari separuhnya menunggu lebih dari satu tahun; sebagian besar kornea transplantasi di RSCM masih berasal dari luar negeri.
- Bank Mata RSCM dikembangkan sejak Oktober 2024, berizin Kemenkes sejak April 2026, dengan 52 perawat dan 7 pekerja sosial dilatih sebagai konselor donasi.
- Masyarakat dapat mendaftarkan niat donasi kornea secara gratis di Bank Mata RSCM Kirana, Jalan Kimia Nomor 8, Jakarta Pusat, atau nomor siaga 0852 9000 6100, dengan keputusan akhir di tangan keluarga.


