Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu, 28 Oktober 2026, menjadi momentum peluncuran buku antologi pemikiran lintas tokoh nasional bertajuk XPLORE 98 FREQUENCIES OF INDONESIA. Peluncuran itu digelar Xplore Indonesia di Jakarta, tepat pada hari bersejarah bagi gerakan pemuda Indonesia.
Antologi ini menghimpun pemikiran dari berbagai tokoh nasional dalam satu buku. Gagasan yang lahir dari latar belakang dan bidang yang berbeda dipertemukan, sehingga pembaca bisa melihat bagaimana para tokoh memandang bangsa, persatuan, dan masa depan Indonesia dari sudut pandang masing-masing.
Mengapa peluncuran ini mengambil momentum Sumpah Pemuda? Pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai daerah mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan, yaitu Indonesia. Ikrar itu menjadi fondasi penting bagi lahirnya kesadaran kebangsaan, jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan 1945.
Memperingati 98 tahun ikrar tersebut lewat sebuah buku adalah cara merawat gagasan, bukan sekadar merayakan tanggal. Pemikiran para tokoh yang dihimpun dalam antologi ini menjadi bahan renungan bagi generasi muda tentang apa yang sudah diperjuangkan dan apa yang masih harus dikerjakan.
Bagaimana sebuah antologi bisa relevan bagi pembaca muda hari ini? Di tengah arus informasi yang serba cepat, buku antologi menawarkan ruang berpikir yang lebih dalam. Pembaca diajak menimbang gagasan secara utuh, membandingkannya, lalu menarik kesimpulan sendiri tentang arah bangsa.
Judul XPLORE 98 FREQUENCIES OF INDONESIA sendiri memberi isyarat tentang keberagaman frekuensi pemikiran yang dihimpun. Setiap tokoh membawa nada dan pengalamannya sendiri, tetapi seluruhnya diarahkan pada satu tema besar, yaitu Indonesia.
Peluncuran pada momentum Sumpah Pemuda juga mengingatkan bahwa persatuan tidak lahir begitu saja. Persatuan dibangun lewat percakapan, perbedaan pendapat yang dikelola dengan dewasa, dan kesediaan mendengarkan gagasan dari latar yang berbeda.
Antologi ini pada akhirnya bisa menjadi jembatan antargenerasi: pemikiran para tokoh nasional dipertemukan dengan pembaca muda yang sedang mencari pijakan. Dari pertemuan itulah semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus hidup, bukan hanya sebagai peringatan tahunan.
Apa poin penting dari berita ini?
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu, 28 Oktober 2026, menjadi momentum peluncuran buku antologi XPLORE 98 FREQUENCIES OF INDONESIA.
- Buku ini menghimpun pemikiran lintas tokoh nasional dalam satu antologi.
- Peluncuran digelar Xplore Indonesia di Jakarta, bertepatan dengan 98 tahun ikrar Sumpah Pemuda 1928.
- Ikrar 1928 menegaskan satu tanah air, satu bangsa, dan bahasa persatuan Indonesia.
- Antologi ini diharapkan menjadi jembatan gagasan antargenerasi dan bahan renungan bagi pembaca muda.


