Wednesday, 28 October 2026
Nanggroe

Bupati Agara: Jangan Pilih Calon Kades yang Gemar Judol dan Narkoba

Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry mengimbau warga selektif memilih kepala desa

Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, meminta masyarakat bersikap selektif dalam menentukan pilihan pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026. Ia mengingatkan warga agar tidak memilih calon kepala desa yang gemar judi online dan narkoba, karena rekam jejak dan kebiasaan calon akan sangat menentukan kualitas kepemimpinan di desa.

Imbauan itu disampaikan Bupati Salim Fakhry saat menghadiri Deklarasi Damai Pemilihan Penghulu Serentak 2026 di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Tenggara, Rabu, 28 Oktober 2026. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kepala desa merupakan ujung tombak pembangunan sekaligus figur yang memegang peran penting dalam menjaga moral masyarakat di tingkat desa.

Mengapa soal judi online dan narkoba menjadi penekanan khusus? Kepala desa mengelola dana desa, mengurus administrasi dan pelayanan publik, serta menjadi teladan bagi warganya. Menurut Salim Fakhry, kebiasaan berjudi online dan penyalahgunaan narkoba dapat berdampak buruk terhadap tata kelola pemerintahan desa, termasuk pengelolaan dana desa dan kehidupan sosial masyarakat. Bila pemimpin desa terjerat kebiasaan itu, dana desa bisa terkuras tanpa manfaat, masyarakat tidak terurus, dan generasi muda berisiko rusak.

Selain mengingatkan masyarakat agar cermat memilih pemimpin, Salim Fakhry juga meminta seluruh calon kepala desa menjaga suasana tetap kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung. Kontestasi demokrasi di tingkat desa tidak boleh menjadi pemicu permusuhan, baik antarkandidat maupun di tengah masyarakat. Para calon diminta berkompetisi secara sehat, jujur, dan damai, serta siap menerima hasil pemilihan, baik menang maupun kalah. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan dapat merangkul semua pihak.

Bagaimana warga bisa bersikap selektif secara nyata? Pertama, kenali calonnya: rekam jejak, pekerjaan, dan perilakunya di tengah masyarakat selama ini. Kedua, dengarkan visi dan programnya, bukan sekadar janji atau kedekatan personal. Ketiga, libatkan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan pemuda dalam mengawasi jalannya Pilkades agar berlangsung jujur dan damai. Pilkades yang bersih akan menghasilkan pemimpin yang kuat legitimasinya dan dipercaya warganya.

Imbauan Bupati Agara ini juga sejalan dengan upaya yang lebih luas dalam memberantas judi online dan peredaran narkoba di tengah masyarakat. Kedua persoalan tersebut telah merugikan banyak keluarga: judi online menguras ekonomi rumah tangga, sementara narkoba merusak kesehatan dan masa depan penggunanya. Melawan keduanya tidak cukup hanya dengan penindakan aparat, tetapi juga dengan memastikan orang-orang yang memegang jabatan publik bersih dari kedua kebiasaan tersebut.

Salim Fakhry berharap Pilkades serentak 2026 dapat melahirkan pemimpin desa yang bersih, berintegritas, dan amanah, sehingga mampu mendorong kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Aceh Tenggara. Pilihan yang tepat hari ini akan menentukan wajah desa selama bertahun-tahun ke depan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry meminta masyarakat selektif dalam menentukan pilihan pada Pilkades serentak 2026.
  • Imbauan itu disampaikan saat Deklarasi Damai Pemilihan Penghulu Serentak 2026 di Oproom Setdakab Aceh Tenggara, Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Warga diingatkan agar tidak memilih calon kepala desa yang gemar judi online dan narkoba.
  • Kepala desa adalah ujung tombak pembangunan dan figur penjaga moral masyarakat di tingkat desa.
  • Para calon diminta berkompetisi secara sehat, jujur, dan damai, serta siap menerima hasil pemilihan dan merangkul semua pihak.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *