Wednesday, 28 October 2026
Pendidikan

Kemenag Usulkan 524 Pesantren Masuk Program SMK Go Global

Kemenag Usulkan 524 Pesantren Masuk Program SMK Go Global

Kementerian Agama mengusulkan 524 pesantren untuk masuk ke dalam program SMK Go Global. Usulan itu disampaikan pada Rabu (28/10/2026) sebagai langkah memperluas jangkauan pendidikan vokasi ke lingkungan pesantren.

Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menilai sekolah menengah kejuruan yang berada di lingkungan pesantren memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Selama ini pesantren dikenal kuat dalam pembinaan karakter dan keagamaan, dan penguatan keterampilan menjadi pelengkap yang penting bagi santri.

Melalui program SMK Go Global, santri diharapkan memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk peluang untuk berkarier di luar negeri. Program ini dirancang untuk membuka jalan bagi lulusan agar tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga kompetitif di pasar kerja global.

Dukungan datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Wakil Ketua Umum PBNU, Irfan Asy’ari Sudirman Wahid atau Ipang Wahid, menilai penguatan vokasi di pesantren harus berjalan seiring dengan pengembangan kapasitas spiritual dan intelektual santri.

Menurut Ipang, pengalaman bekerja di luar negeri dapat memperluas wawasan dan keahlian santri. Bekal itu kelak bisa dibawa pulang untuk membangun daerah asal maupun berkontribusi bagi pengembangan pesantren itu sendiri.

Usulan 524 pesantren ini masih berada pada tahap pengusulan. Bila terealisasi, program ini diharapkan menjadi jembatan baru bagi santri untuk menggabungkan ilmu agama, keterampilan kerja, dan pengalaman internasional dalam satu jalur pendidikan.

Apakah 524 pesantren sudah resmi masuk program SMK Go Global?
Belum. Berdasarkan informasi dalam artikel, Kementerian Agama baru mengusulkan 524 pesantren untuk mengikuti program SMK Go Global. Usulan ini dimaksudkan memperluas pendidikan vokasi bagi santri. Artikel belum menyebutkan bahwa seluruh pesantren tersebut telah diterima atau mulai menjalankan program.
Apa tujuan program SMK Go Global bagi santri pesantren?
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat keterampilan kerja santri agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, termasuk membuka peluang bekerja di luar negeri. Penguatan vokasi diharapkan melengkapi pendidikan karakter, agama, dan intelektual yang sudah berjalan di pesantren. Pengalaman kerja internasional juga diharapkan memberi manfaat ketika lulusan kembali ke daerah asal.

Apa poin penting dari berita ini?

Ringkasan singkat dari isi artikel di atas:

  • Kementerian Agama mengusulkan 524 pesantren untuk masuk ke dalam program SMK Go Global.
  • Selama ini pesantren dikenal kuat dalam pembinaan karakter dan keagamaan, dan penguatan keterampilan menjadi pelengkap yang penting bagi santri.
  • Program ini dirancang untuk membuka jalan bagi lulusan agar tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga kompetitif di pasar kerja global.
  • Bekal itu kelak bisa dibawa pulang untuk membangun daerah asal maupun berkontribusi bagi pengembangan pesantren itu sendiri.
  • Berdasarkan informasi dalam artikel, Kementerian Agama baru mengusulkan 524 pesantren untuk mengikuti program SMK Go Global.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *