Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyosialisasikan tata cara pendaftaran mitra penyelenggara Program MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026. Sosialisasi nasional dan coaching clinic itu digelar di Jakarta pada Senin, 26 Oktober 2026.
Sosialisasi tersebut membahas persyaratan administrasi, tahapan pendaftaran, dan mekanisme verifikasi bagi perusahaan dan instansi yang ingin terlibat dalam program pemagangan. Penjelasan rinci ini penting agar calon mitra memahami seluruh proses sejak awal.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, 27 Oktober 2026, mengatakan program pemagangan menjadi kesempatan bagi perusahaan dan instansi untuk mengenalkan calon tenaga kerja pada praktik kerja sekaligus menyiapkan talenta sesuai kebutuhan organisasi.
Melalui pengalaman kerja ini, harapannya ada keselarasan antara pendidikan, keahlian, dan kebutuhan praktik di lapangan. Peserta magang tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung ritme dan standar kerja di dunia usaha maupun instansi pemerintah.
Kegiatan sosialisasi itu diikuti kepala dinas yang membidangi ketenagakerjaan di kabupaten/kota seluruh Indonesia, perwakilan BUMN dan BUMD, Kadin, Apindo, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan MagangHub dirancang sebagai program bersama, bukan hanya milik pemerintah pusat.
Melalui sosialisasi itu, Kemnaker berharap partisipasi mitra penyelenggara MagangHub dapat lebih merata hingga ke daerah. Selama ini, program pemagangan cenderung terpusat di kota-kota besar, sementara daerah membutuhkan akses yang sama terhadap talenta muda.
Program MagangHub terbuka bagi perusahaan swasta, BUMN/BUMD, perusahaan multinasional, serta kementerian dan lembaga pemerintah dari berbagai sektor. Keterlibatan penyelenggara yang beragam ini memberi kesempatan bagi peserta untuk memilih bidang yang sesuai dengan latar pendidikan dan minat mereka.


