Wednesday, 28 October 2026
Lingkungan

Karhutla Garut Melonjak 185 Persen, 173,7 Hektare Lahan Hangus Terbakar

Karhutla Garut Melonjak 185 Persen, 173,7 Hektare Lahan Hangus Terbakar

GARUT — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Garut melonjak tajam sepanjang Juni hingga Oktober 2026. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Garut mencatat 641 kejadian, meningkat 185 persen, dengan 173,7 hektare lahan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam rangkaian kejadian tersebut.

Damkar Garut mengaitkan lonjakan itu dengan musim kemarau panjang. Rumput dan dedaunan yang mengering mudah tersulut, sementara krisis air bersih meluas di desa-desa pada sejumlah kecamatan sehingga pemadaman menjadi lebih sulit.

Dampak kekeringan itu terasa hingga ke sumur-sumur warga. Ratusan sumur surut dan krisis air bersih meluas di 26 desa pada 15 kecamatan, sehingga petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengupayakan pasokan air bersih bagi warga terdampak.

Meski jumlah kejadian melonjak, sebagian besar kebakaran berhasil ditangani petugas. Upaya pemadaman terus dilakukan di tengah keterbatasan air dan luasnya lahan yang terbakar.

Lonjakan karhutla ini menjadi peringatan bahwa musim kemarau panjang tidak hanya memicu kebakaran, tetapi juga memperparah krisis air di wilayah pedesaan. Kesiapsiagaan warga dan kecepatan laporan kejadian menjadi kunci agar api tidak meluas.

Pemerintah daerah diharapkan memperkuat pencegahan, mulai dari patroli lahan rawan, imbauan tidak membakar, hingga kesiapan pasokan air di desa-desa yang rawan kekeringan dan kebakaran.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *