Wednesday, 28 October 2026
Ekonomi

IHSG Diprediksi Masih Melemah, Analis Lihat Peluang Rebound ke 5.651

IHSG Diprediksi Masih Melemah, Analis Lihat Peluang Rebound ke 5.651

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026, meski peluang rebound tetap terbuka. Proyeksi itu disampaikan dua analis sekuritas yang memantau pergerakan teknikal indeks.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan koreksi berpotensi berlanjut ke rentang 5.181 hingga 5.325, seiring posisi IHSG yang diperkirakan masih berada pada wave (iv) dari wave (v). Di sisi lain, peluang penguatan terbuka ke area 5.460 hingga 5.651. Level support yang ia cermati berada di 5.185 dan 4.915, sedangkan resistance di 5.460 dan 5.563. Saham-saham yang masuk dalam daftar pantauannya antara lain DOOH, MBMA, MINA, TLKM, dan XPFT.

Pandangan berbeda datang dari analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova. Ia melihat adanya potensi rebound setelah koreksi pada Senin tidak sampai menembus ke bawah level 5.320 dan penutupan berada di atas garis SMA-5. Karena itu, tren naik yang terbentuk pada pekan sebelumnya dinilai masih mungkin berlanjut pekan ini menuju 5.561. Support yang ia pantau berada di 5.185, 4.972, dan 4.767, sedangkan resistance di 5.561, 5.716, dan 5.936. Saham yang ia soroti antara lain BMRI, BRPT, INCO, MEDC, dan PGAS.

Sebagai latar, IHSG ditutup melemah pada Senin, 26 Oktober, di level 5.373, turun 66,16 poin atau minus 1,22 persen. Data transaksi yang dikutip dari RTI Infokom mencatat nilai transaksi Rp14,91 triliun dengan 36,89 miliar saham diperdagangkan. Pada penutupan itu, 520 saham melemah, 161 saham menguat, dan 112 saham stagnan.

Perlu dicatat, proyeksi di atas merupakan analisis teknikal para analis dan bukan rekomendasi untuk membeli atau tidak membeli saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *