Seremoni Ballon d’Or 2026 di London Palladium Theatre, London, Inggris, pada Senin malam waktu London atau Selasa dini hari WIB, menobatkan Harry Kane dan Alexia Putellas sebagai pemain terbaik dunia. Kane meraih Ballon d’Or putra untuk pertama kalinya, sementara Putellas mengoleksi trofi ketiganya di kategori putri, setelah 2021 dan 2022.
Ballon d’Or adalah penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola, yang diberikan setiap tahun sejak 1956. Sejak 2024, penghargaan ini diselenggarakan bersama oleh France Football dan UEFA. Tahun ini, seremoni digelar di London untuk pertama kalinya, menandai 70 tahun penghargaan tersebut.
Kane, striker timnas Inggris dan Bayern Muenchen, memenangi penghargaan putra setelah musim yang luar biasa: 73 gol dalam 65 pertandingan untuk klub dan timnas, serta gelar ganda liga dan piala bersama Bayern. Ia menjadi pemain Inggris pertama yang memenangi Ballon d’Or sejak Michael Owen pada 2001. Kane mengalahkan Kylian Mbappe dan Lamine Yamal dalam pemungutan suara.
Putellas, kapten Barcelona Femeni, memenangi Ballon d’Or putri untuk ketiga kalinya, menyamai rekor Aitana Bonmati. Ia memimpin Barcelona meraih empat trofi, yakni gelar liga, dua piala domestik, dan Liga Champions Wanita, sebelum pindah ke London City Lionesses pada musim panas 2026.
Daftar lengkap peraih penghargaan Ballon d’Or 2026: Ballon d’Or Putra: Harry Kane (Bayern Muenchen, Inggris); Ballon d’Or Putri: Alexia Putellas (Barcelona/London City Lionesses, Spanyol); Trofi Kopa Putra: Lamine Yamal (Barcelona); Trofi Kopa Putri: Vicky Lopez (Barcelona); Trofi Yashin Putra (kiper terbaik): Unai Simon (Athletic Bilbao); Trofi Yashin Putri: Cata Coll (Barcelona); Pelatih Terbaik Putra: Luis de la Fuente (timnas Spanyol); Pelatih Terbaik Putri: Pere Romeu (Barcelona); Klub Terbaik Putra: Paris Saint-Germain; Klub Terbaik Putri: Barcelona; Trofi Gerd Mueller Putra (striker terbaik): Harry Kane; Trofi Gerd Mueller Putri: Charlyn Corral (Pachuca, Meksiko); Socrates Award (aksi solidaritas): Bukayo Saka (Arsenal, Inggris).
Dominasi Spanyol menjadi cerita lain dari malam itu: delapan dari 13 penghargaan jatuh ke pemain, pelatih, atau klub Spanyol. Bagi Kane, kemenangan di London, kota kelahirannya, terasa istimewa. “Berada di London membuat kemenangan ini terasa lebih spesial,” ujarnya di atas panggung.


