Wednesday, 28 October 2026
Nasional

Pupuk Indonesia Bangun Irigasi di Lima Daerah, Sumur Bor Mertelu Airi 28 Hektare

Pupuk Indonesia Bangun Irigasi di Lima Daerah, Sumur Bor Mertelu Airi 28 Hektare

GUNUNGKIDUL — PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Rabu Biru Foundation meresmikan Program Mata Air Indonesia di Kelurahan Mertelu, Gunungkidul, Yogyakarta, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Program ini menyasar petani di lahan tadah hujan yang selama ini kesulitan air, terutama pada musim kemarau, agar usaha tani tetap berjalan dan hasilnya meningkat.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menegaskan ketersediaan air adalah faktor penting bagi keberlanjutan pertanian. Menurutnya, tanpa pasokan air yang memadai, potensi lahan dan pemakaian pupuk belum tentu menghasilkan panen yang optimal. Program ini dijalankan sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan dengan konsep Creating Shared Value, yakni manfaat bersama bagi perusahaan dan masyarakat.

Program Mata Air Indonesia menjangkau lima daerah: Gunungkidul, Grobogan di Jawa Tengah, Pacitan dan Sampang di Jawa Timur, serta Kupang di Nusa Tenggara Timur. Bantuan yang diberikan berupa infrastruktur air pertanian, meliputi sumur bor, pompa air, panel surya, tandon penampung air, dan jaringan pipa. Selain itu, petani mendapat pelatihan budidaya selama satu musim tanam, pengenalan varietas unggul yang adaptif di lahan kering, perawatan sumur bor, dan penanganan pascapanen.

Di Mertelu, tantangannya nyata: lahan tadah hujan dengan tanah karst yang kering dan berbatu membuat air sulit didapat, apalagi saat kemarau panjang. Pupuk Indonesia membangun sumur bor sedalam 103 meter, bak penampung beton berkapasitas 20.000 liter, dan jaringan pipa irigasi. Fasilitas itu dirancang mengairi 28 hektare sawah dan bermanfaat bagi 93 petani penerima pupuk bersubsidi. Sistem pompanya didukung panel surya untuk mengalirkan air dari sumur ke tandon dan ke lahan.

Rahmad berharap masyarakat dan kelompok tani merawat fasilitas itu secara bersama agar manfaatnya bertahan lama. Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Rabu Biru Foundation, Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa Titiek, berharap program serupa menjangkau daerah lain yang membutuhkan. Petani penerima manfaat di Mertelu, Suyoto, menyampaikan terima kasih dan berharap panen lebih melimpah serta kesejahteraan petani meningkat.

Pada peresmian di Gunungkidul itu, Pupuk Indonesia juga menyerahkan satu unit ambulans melalui Yayasan Sehat Hijau Sejahtera Yogyakarta untuk memperkuat layanan kesehatan dan penanganan darurat medis di masyarakat. Bantuan irigasi dan bantuan kesehatan itu menjadi satu paket kepedulian perusahaan terhadap warga desa yang selama ini bergantung pada lahan tadah hujan.

Foto ilustrasi: CNN Indonesia.

Sumber: CNN Indonesia, “Bantu Petani, Pupuk Indonesia Bangun Infrastruktur Irigasi di 5 Daerah”, https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20261026075105-92-1419568/bantu-petani-pupuk-indonesia-bangun-infrastruktur-irigasi-di-5-daerah

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *