Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menyampaikan klaim dukungan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bagi guru madrasah, santri, dan pesantren. Salah satu angkanya adalah peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) di lingkungan Kementerian Agama yang naik dari 29.933 orang pada 2024 menjadi 206.411 orang pada 2025.
Tunjangan guru non-ASN disebut naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sepanjang 2025-2026, beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah senilai Rp7 triliun disebut disalurkan bagi anak-anak pesantren dan mahasiswa.
Program Cek Kesehatan Gratis disebut menjangkau lebih dari tiga juta siswa. Sekitar 42 ribu pondok pesantren disebut mendapat ruang kelembagaan khusus melalui kehadiran sebuah direktorat jenderal.
Angka-angka tersebut disampaikan sebagai gambaran dukungan pemerintah bagi pendidikan keagamaan. Keberlanjutannya akan terlihat dari akses santri terhadap beasiswa dan kesejahteraan guru madrasah di lapangan.
Sumber: CNN Indonesia – https://www.cnnindonesia.com/nasional/20261024150139-25-1419207/prabowo-dukung-santri-madrasah-lewat-beasiswa-hingga-tunjangan-guru


