Friday, 30 October 2026
Pendidikan

Kepsek SMAN 1 Simpang Ulim Jelaskan Alasan Penebangan Pohon yang Diprotes Siswa

Kepsek SMAN 1 Simpang Ulim Jelaskan Alasan Penebangan Pohon yang Diprotes Siswa

Kepsek SMAN 1 Simpang Ulim Jelaskan Alasan Penebangan Pohon yang Diprotes Siswa

Suasana di SMAN 1 Simpang Ulim, Aceh Timur
Foto: AtjehWatch

Para siswa SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, menggelar aksi demo pada Jumat, 23 Oktober 2026, menyusul penebangan sejumlah pohon di lingkungan sekolah yang dituduhkan kepada kepala sekolah setempat.

Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Laina Fariyani, membenarkan aksi demo tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Ia mengakui penebangan pohon memang dilakukan di sekolah itu.

Menurut Laina, pohon-pohon tersebut sudah berusia 10 sampai 15 tahun. Selama ini pohon itu memberi kesejukan dan tempat berteduh, namun seiring waktu akarnya semakin membesar dan menimbulkan sejumlah masalah: merusak lantai sekolah, menghasilkan banyak sampah, mengganggu aliran listrik karena kabel tersangkut cabang pohon yang menjulang, serta mengganggu persawahan milik masyarakat.

Pohon-pohon itu sebagian besar berada di dekat parit. Saat hujan turun, aliran parit tersumbat karena akar pohon menjadi penghalang sehingga menimbulkan banjir.

Laina menegaskan penebangan pohon-pohon besar itu dilakukan atas perintah Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Timur yang telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Aceh.

Sebagai gantinya, pohon-pohon yang ditebang akan digantikan dengan pohon berbuah yang produktif, seperti mangga, kelapa, sauh, dan rambutan, agar manfaatnya dirasakan seluruh warga sekolah dan generasi berikutnya serta lingkungan sekolah kembali hijau.

Lahan yang sudah bersih itu juga rencananya dimanfaatkan menjadi lapangan futsal dan lapangan lainnya agar para siswa dapat beraktivitas olahraga.

Terkait aksi demo siswa, Laina menyampaikan demonstrasi itu sah-sah saja, namun ia meminta siswa tidak terprovokasi hasutan pihak-pihak tertentu. Ia mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban sekolah dalam suasana sejuk serta menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Ia berharap penebangan pohon di SMAN 1 Simpang Ulim tidak menjadi pembingkaian negatif di masyarakat, seolah-olah kepala sekolah tidak menghendaki tumbuhnya pepohonan, karena tujuan penebangan semata-mata untuk penataan lingkungan sekolah.

Sumber: AtjehWatch

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *