Wednesday, 28 October 2026
Pendidikan

Amiruddin Abdullah Terpilih Aklamasi Pimpin Komite Sekolah Sukma Bangsa Pidie 2026-2029

Amiruddin Abdullah Terpilih Aklamasi Pimpin Komite Sekolah Sukma Bangsa Pidie 2026-2029

PIDIE — Amiruddin Abdullah terpilih sebagai Ketua Komite Sekolah Sukma Bangsa (SSB) Pidie, Aceh, periode 2026–2029 secara aklamasi. Pemilihan itu berlangsung dalam musyawarah pada Jumat (23/10/2026) dan dilaporkan Media Indonesia pada Sabtu (25/10/2026).

Foto: MI/Amiruddin Abdullah Reubee.

Bagaimana proses pemilihannya? Musyawarah dipimpin Direktur Sekolah Sukma Bangsa Pidie Marthunis Bukhari. Hadir dalam musyawarah itu jajaran manajemen sekolah, Pembina Komite Sekolah M. Nasir Sarong, pengurus komite periode 2022–2025, serta perwakilan orang tua dan wali murid dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Peserta lebih dulu membahas peran dan tanggung jawab komite. Perwakilan orang tua kemudian bermusyawarah per komisi, masing-masing komisi mengusulkan dua nama dari orang tua aktif, dan juru bicara komisi menyampaikan rekomendasi tersebut hingga tercapai mufakat memilih Amiruddin Abdullah secara aklamasi.

Siapa saja pengurus barunya? Selain Amiruddin Abdullah sebagai ketua, pengurus baru terdiri atas Nova Novita sebagai Wakil Ketua I, Muhammad Arba’in Ramadhan sebagai Wakil Ketua II, Nuraini sebagai Wakil Ketua III, Hafis Syahnara sebagai Sekretaris, dan Nora Asrida sebagai Bendahara.

Apa peran komite sekolah? Marthunis Bukhari menjelaskan komite merupakan mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan. Perannya meliputi memberi masukan atas kebijakan dan program sekolah, termasuk perencanaan anggaran, peningkatan fasilitas, dan kerja sama; menggerakkan sumber daya pendidikan; mengawasi layanan sekolah; serta menyalurkan aspirasi orang tua dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang terbuka antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Mengapa pergantian pengurus baru terjadi sekarang? Marthunis menjelaskan kepengurusan 2022–2025 seharusnya berakhir pada akhir 2025. Namun banjir besar Aceh pada November 2025 menunda pergantian tersebut hingga Oktober 2026. Ia menyampaikan terima kasih kepada pengurus lama dan berharap pengurus baru melanjutkan kerja sama yang sudah terbangun.

Apa harapan untuk pengurus baru? Pembina Komite M. Nasir Sarong menekankan peran komite sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi, kebersamaan, dan kepercayaan harus dijaga agar aspirasi tersampaikan dan ditindaklanjuti dengan baik. Ketua komite periode sebelumnya, T. Machzar M. Amir, juga berharap pengurus baru melanjutkan kontribusi positif yang sudah dibangun. Pengurus baru diharapkan memperkuat kemitraan sekolah, orang tua, dan masyarakat demi peningkatan mutu pendidikan.

Sumber: Media Indonesia. Baca berita asli di sini.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *