Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan Mandaya Award 2026 untuk kategori Pemerintah Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan. Penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu diterima langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam puncak acara penganugerahan di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Oktober 2026.
Penghargaan ini menjadi pengakuan nasional atas komitmen Jawa Tengah dalam mengentaskan kemiskinan sekaligus mendorong kemandirian warga. Ahmad Luthfi menyebut capaian ini sebagai bentuk pengakuan yang diberikan kepada Jawa Tengah dan kabupaten/kota atas kepedulian mereka terhadap pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan data resmi per Maret 2026, angka kemiskinan di Jawa Tengah berhasil ditekan hingga 9,21 persen atau sekitar 3,29 juta jiwa. Angka ini mencatatkan penurunan dibanding periode September 2025 yang berada pada kisaran 9,39 persen. Penurunan tersebut diraih di tengah upaya berkelanjutan yang tidak hanya bertumpu pada penyaluran bantuan sosial.
Mengapa pendekatan ini berhasil? Karena penanganan kemiskinan di Jawa Tengah tidak lagi bertumpu pada sekadar penyaluran bantuan sosial, melainkan pada pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Warga diberi kesempatan untuk mandiri dan meningkatkan kesejahteraan, sehingga program tidak berhenti pada bantuan, tetapi membuka akses terhadap peluang ekonomi.
Keberhasilan ini merupakan buah dari konsep collaborative government. Pemerintah provinsi menggandeng berbagai lintas sektor, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, instansi desa, kementerian dan lembaga, Baznas, sektor swasta, hingga 177 perguruan tinggi melalui program kuliah kerja nyata (KKN) tematik. Para akademisi diterjunkan untuk membantu mereduksi kemiskinan di lapangan.
Meski menunjukkan tren penurunan, pekerjaan pengentasan kemiskinan belum selesai. Pemerintah daerah perlu memastikan program tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap peluang ekonomi agar kesejahteraan yang diraih bersifat berkelanjutan.
Penghargaan Mandaya Award 2026 ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk terus memperkuat kolaborasi. Dengan kerja bersama antara pemerintah, kampus, dunia usaha, dan masyarakat, penurunan kemiskinan yang sudah tercapai dapat terus dilanjutkan hingga semakin banyak warga yang mandiri dan sejahtera.


