Wednesday, 28 October 2026
Lingkungan

Pemkab Batang Hari Turunkan Status Karhutla Jadi Siaga

Pemkab Batang Hari Turunkan Status Karhutla Jadi Siaga

Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi, menurunkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan dari tanggap darurat menjadi siaga, setelah penanganan memasuki minggu ke-10. Keputusan tersebut disampaikan pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Penurunan status itu didasarkan pada evaluasi kondisi lapangan serta prakiraan cuaca yang memperkirakan potensi hujan yang dominan pada minggu mendatang. Asisten I Sekretaris Daerah Batang Hari, Muhammad Rifai, yang menyampaikan hal itu pada Selasa, menyebut potensi hujan pada 27 Oktober hingga 2 November 2026 diperkirakan terjadi selama lima hari dalam sepekan tersebut.

Penurunan status bukan berarti upaya penanggulangan dihentikan. Kewaspadaan dan pemantauan berkala tetap berjalan, terutama di wilayah rawan kebakaran, dan para camat diminta mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Organisasi perangkat daerah bersama Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api terus melakukan pencegahan serta pemantauan lapangan.

Dalam dua hari terakhir tidak ada titik api aktif, tetapi sejumlah titik panas masih dipantau dan proses pendinginan terus dilakukan.

Kebakaran hutan dan lahan merupakan persoalan yang berulang di sejumlah wilayah Indonesia, terutama pada musim kemarau. Selain merusak lahan dan ekosistem, kebakaran juga menghasilkan asap yang mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari.

Bagi pemerintah daerah, penetapan status penanganan menjadi dasar pengerahan sumber daya dan koordinasi antar instansi. Status yang tepat membantu memastikan upaya pemadaman, patroli, dan pencegahan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Meski status telah diturunkan, kewaspadaan tidak boleh kendur. Potensi kebakaran susulan masih dapat muncul, terutama bila kondisi lahan kembali kering dan aktivitas pembakaran lahan tidak terkendali.

Peran masyarakat juga sangat penting dalam fase siaga ini. Laporan dini dari warga mengenai titik api atau aktivitas mencurigakan di lahan dapat membantu petugas bertindak cepat sebelum api meluas.

Kini warga Batang Hari diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Dengan kesiapsiagaan yang terjaga, dampak kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.

Selama masa siaga, warga yang beraktivitas di luar ruangan juga diimbau memperhatikan kondisi kualitas udara. Bila asap kembali pekat, penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan menjadi langkah sederhana yang dapat membantu melindungi kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

vbgnb

About Author

1 Comment

  1. Karhutla Jambi Membaik, Dua Lokasi Masih Ditangani

    October 27, 2026

    […] Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi jauh lebih baik dibandingkan tiga minggu sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan melalui […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *