Angin kencang yang disertai hujan deras melanda Kota Lhokseumawe pada Minggu malam, 25 Oktober 2026, dan merusak 28 kios pedagang di kawasan Jalan Waduk, Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti. Puluhan pohon tumbang dalam peristiwa itu, dan salah satu pohon menimpa rumah warga.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lhokseumawe, Said Bachtiar, mengatakan peralatan usaha sejumlah pedagang bahkan berhamburan ke jalan akibat terpaan angin. “Terdapat 28 unit kios warga di waduk yang rusak akibat angin kencang, sebagian peralatan usaha juga bahkan berhamburan ke jalan,” kata Said kepada AJNN, Senin, 26 Oktober 2026.
Petugas gabungan mendatangi lokasi pada malam kejadian untuk memotong dan membersihkan pohon-pohon tumbang agar tidak menghalangi jalan dan membahayakan warga, terutama pemilik rumah yang tertimpa pohon. Said memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material yang dialami pedagang di kawasan waduk mencapai jutaan rupiah.
Angin kencang terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Pohon tumbang menjadi ancaman langsung bagi rumah dan tempat usaha di sekitar Jalan Waduk, sehingga pembersihan cepat menjadi penting agar aktivitas warga tidak lumpuh lebih lama dan tidak ada korban susulan dari pohon yang masih menggantung atau menutup jalan.
BPBD Lhokseumawe mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang dan potensi banjir. Warga diminta waspada terhadap banjir kiriman dan luapan air sungai, tidak berteduh di bawah pohon besar atau tebing, serta mengamankan dokumen penting dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi selama cuaca ekstrem berlangsung.
Sumber: AJNN — Tempat Usaha di Lhokseumawe Rusak Diterjang Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang


