Wednesday, 28 October 2026
Pendidikan

Sumedang Targetkan 5.000 Anak Putus Sekolah Kembali Belajar pada 2027

Sumedang Targetkan 5.000 Anak Putus Sekolah Kembali Belajar pada 2027

SUMEDANG — Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menargetkan penuntasan persoalan anak tidak sekolah (ATS) pada 2027 melalui program Relima Peduli Pendidikan yang digagas Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Program ini menyasar sekitar 5.000 anak di Kabupaten Sumedang yang diperkirakan belum mengakses pendidikan.

Foto ilustrasi: JPNN.com.

Bagaimana program ini bekerja? Penanganan dilakukan dengan mengidentifikasi anak-anak yang tidak bersekolah, memberikan pendampingan, lalu mengarahkan mereka kembali ke jalur pendidikan formal maupun nonformal. Program ini mengintegrasikan gerakan literasi dengan upaya memperluas akses pendidikan.

Mengapa Sumedang dipilih? Kabupaten Sumedang dipilih sebagai daerah percontohan pelaksanaan program Relima Peduli Pendidikan. Sebagai daerah percontohan, keberhasilan pendampingan di Sumedang diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.

Apa kata Bupati Sumedang? Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan penanganan ATS perlu disertai penguatan literasi masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang literat bisa mengambil keputusan yang tepat dan berpartisipasi dalam pembangunan, sekaligus memudahkan pemerintah menyampaikan program dan kebijakan.

Mengapa literasi menjadi penekanan? Literasi dipandang sebagai fondasi agar anak-anak tidak hanya kembali bersekolah, tetapi juga memperoleh kesempatan belajar yang berkelanjutan. Keluarga yang memahami pentingnya pendidikan lebih mungkin mendukung anaknya bertahan di sekolah hingga tamat.

Target 2027 memberi waktu sekitar setahun bagi pemerintah daerah dan Perpusnas untuk menjangkau seluruh 5.000 anak tersebut. Keberhasilan program akan diukur dari berapa banyak anak yang benar-benar kembali dan bertahan di jalur pendidikan.

Sumber: JPNN.com Jabar. Baca berita asli di sini.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *