JAKARTA — Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan strategi komunikasi pemerintah, dari penyampaian informasi satu arah menjadi komunikasi yang lebih dialogis. Sejalan dengan itu, humas daerah diminta menjadi lebih responsif.
Foto: Sindonews.
Apa yang berubah dalam strategi komunikasi pemerintah? Selama ini komunikasi pemerintah kerap berjalan satu arah: pemerintah menyampaikan informasi, publik menerima. Bakom mendorong pola baru yang lebih dialogis, yakni komunikasi yang membuka ruang mendengar, menjawab, dan berinteraksi dengan masyarakat.
Mengapa humas daerah diminta lebih responsif? Humas daerah berada di garis terdepan pelayanan informasi publik. Ketika masyarakat bertanya atau menyampaikan keluhan, kecepatan dan ketepatan respons humas menentukan apakah informasi yang beredar akurat atau justru diisi spekulasi.
Bagaimana perubahan ini dijalankan? Perubahan strategi diwujudkan lewat cara humas bekerja: tidak hanya mengumumkan kebijakan, tetapi juga menjelaskan latar belakangnya, menanggapi pertanyaan publik, dan memastikan pesan pemerintah sampai dengan bahasa yang mudah dipahami.
Apa dampaknya bagi masyarakat? Komunikasi yang dialogis membuat kebijakan lebih mudah dipahami dan dikritisi secara sehat. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mitra percakapan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Dengan humas yang lebih responsif, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik di tengah arus informasi yang bergerak sangat cepat.
Sumber: Sindonews. Baca berita asli di sini.


