Georgia, Amerika Serikat — Kutipan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut negaranya menghasilkan uang seperti belum pernah terjadi sebelumnya ternyata benar diucapkan, menurut pemeriksa fakta Snopes. Namun konteksnya penting: pernyataan itu disampaikan dalam pidato kampanye, bukan sebagai tanggapan santai atas harga bahan bakar yang tinggi semata.
Rumor itu beredar pada Oktober 2026, menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat. Sejumlah pengguna media sosial membagikan potongan video dan mengklaim Trump berkata, “Kami menghasilkan uang seperti belum pernah terjadi sebelumnya,” dan “Saya tidak peduli, saya akan mengatakannya. Kami menghasilkan banyak uang.” Beberapa pembaca bahkan menghubungi Snopes untuk meminta verifikasi atas keaslian kutipan tersebut.
Snopes memberi penilaian “atribusi benar” untuk klaim tersebut. Trump menyampaikan pernyataan itu dalam pidato pada 24 Oktober di Perry, Georgia, saat tampil dalam rapat umum mendukung kandidat Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu. Rekaman pidato lengkapnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube Fox 5 New York, dengan pernyataan yang dimaksud muncul sekitar menit ke-90.
Dalam pidato itu, Trump mengaitkan pernyataannya dengan perekonomian secara keseluruhan. Ia menyebut negaranya menghasilkan ratusan miliar dolar dari minyak, dengan perusahaan-perusahaan datang ke Texas, Oklahoma, dan Louisiana untuk mengambil minyak tersebut. Ia juga menyebut Venezuela dan Greenland, yang menurutnya memiliki banyak minyak, serta mengumumkan investasi 4 miliar dolar dari produsen mobil Jerman, Audi, untuk pabrik baru di Peach County, wilayah tempat Perry berada.
Trump juga mengakui harga bensin sedang tinggi, tetapi mengklaim harga itu pada akhirnya akan turun. Ia bahkan mengantisipasi reaksi media dengan mengatakan, secara kurang lebih, bahwa orang akan menuduhnya membanggakan penghasilan negara sementara rakyat menderita di pompa bensin. Menurutnya, harga yang dibayar warga saat ini masih lebih rendah dibanding era Biden dan Obama, dan ia menegaskan Iran tidak memiliki senjata nuklir.
Poin utama pidato itu, menurut penilaian Snopes, adalah klaim bahwa perekonomian AS menguat, dengan kesepakatan Audi sebagai salah satu contoh, meskipun harga bensin sedang tinggi. Dengan kata lain, kutipannya memang benar diucapkan, tetapi bingkai yang beredar di media sosial — seolah Trump sekadar mengabaikan beban harga BBM — menghilangkan konteks pidato kampanye yang lebih luas tersebut.
Kasus ini menunjukkan mengapa pemeriksaan fakta atas kutipan viral tidak bisa berhenti pada benar atau salahnya kata-kata. Sebuah kutipan bisa akurat secara harfiah, tetapi tetap menyesatkan bila dipotong dari pidatonya. Di sini, Snopes membenarkan atribusi kutipan itu kepada Trump, sekaligus meluruskan konteksnya: pidato kampanye di Georgia pada 24 Oktober 2026, dengan pesan utama tentang kekuatan ekonomi dan janji harga bensin akan turun.
Apa poin penting dari berita ini?
- Snopes menilai kutipan Trump soal negaranya “menghasilkan uang seperti belum pernah terjadi sebelumnya” benar diucapkan olehnya.
- Pernyataan itu disampaikan dalam pidato 24 Oktober di Perry, Georgia, pada rapat umum mendukung kandidat Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu.
- Konteks pidatonya adalah klaim perekonomian AS menguat, termasuk investasi Audi senilai 4 miliar dolar, meski harga bensin sedang tinggi.
- Trump mengklaim harga bensin pada akhirnya akan turun, dan bingkai media sosial yang menyebutnya sekadar mengabaikan beban harga BBM menghilangkan konteks tersebut.


