Monday, 2 November 2026
Hollywood

Leviathan, Film Fiksi Ilmiah Toho dari Manga Shiro Kuroi, Rilis Februari 2027

Cuplikan film fiksi ilmiah Leviathan karya Toho yang berlatar luar angkasa tahun 2127

Perusahaan penjualan film asal Paris, Goodfellas, merilis gambar pertama film thriller fiksi ilmiah Leviathan karya studio Jepang Toho, seiring peluncuran penjualannya menjelang American Film Market (AFM). Film ini merupakan adaptasi live-action dari manga laris karya Shiro Kuroi, dan Toho dijadwalkan merilisnya di Jepang pada 11 Februari 2027. Saat ini Leviathan masih berada dalam tahap pascaproduksi.

Leviathan berlatar tahun 2127. Kisahnya mengikuti sekelompok pelajar yang saling diadu dalam pertarungan brutal demi bertahan hidup di luar angkasa dalam, setelah kecelakaan dahsyat membuat pesawat mereka terombang-ambing dan kehabisan oksigen, dengan hanya satu alat penunjang kehidupan yang tersisa. Premis survival yang ekstrem itu menjadi daya tarik utama film ini di pasar penjualan internasional.

Film ini disutradarai Michihito Fujii, yang dikenal lewat film hit Netflix Last Samurai Standing, bersama Ryohei Shingu. Fujii juga menulis naskahnya bersama Izumi Takahashi. Jajaran pemainnya dipimpin Shunsuke Michieda dan Natsuki Deguchi, dua aktor muda Jepang yang namanya sudah dikenal lewat film-film drama populer di negaranya. Kredit gambar film ini mencantumkan kemitraan film Leviathan 2027, Shiro Kuroi, dan penerbit Ki-oon.

Dari sisi penjualan, Goodfellas menangani seluruh wilayah internasional di luar Asia dan akan memperkenalkan cuplikan promo pertama film ini di AFM. Langkah ini melanjutkan deretan keberhasilan Toho belakangan ini, termasuk film Exit 8 yang diakuisisi Neon dan waralaba Godzilla. Bagi pasar Asia, Toho memegang kendali langsung, sementara Goodfellas menjadi pintu utama bagi distributor di luar kawasan tersebut.

Selain Leviathan, Goodfellas juga membawa sejumlah judul musim gugur lainnya ke AFM. Di antaranya film fiksi ilmiah The Girl Who Was Plugged In karya Jennifer Kent yang masih dalam tahap praproduksi, If Love Should Die karya Mia Hansen-Love yang dibintangi Renate Reinsve sebagai Mary Wollstonecraft, serta The Third Hand karya Michel Hazanavicius yang sudah masuk pascaproduksi. Dua film yang sudah rampung, Le Faux Soir karya Michael R. Roskam dan Four Seasons karya Kamila Andini, sama-sama telah diputar di Toronto, dengan Four Seasons disebut sebagai perwakilan Indonesia untuk perebutan Academy Awards ke-99.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Goodfellas merilis gambar pertama film thriller fiksi ilmiah Leviathan karya Toho menjelang American Film Market.
  • Leviathan adalah adaptasi live-action manga laris karya Shiro Kuroi, berlatar tahun 2127 tentang pelajar yang bertahan hidup di luar angkasa setelah pesawatnya kehabisan oksigen.
  • Film ini disutradarai Michihito Fujii dan Ryohei Shingu, dibintangi Shunsuke Michieda dan Natsuki Deguchi, dan masih dalam tahap pascaproduksi.
  • Toho dijadwalkan merilis Leviathan di Jepang pada 11 Februari 2027, sementara Goodfellas menangani penjualan internasional di luar Asia.
  • Goodfellas juga membawa judul lain seperti The Girl Who Was Plugged In, If Love Should Die, The Third Hand, Le Faux Soir, dan Four Seasons yang menjadi perwakilan Indonesia untuk Academy Awards ke-99.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *