Monday, 2 November 2026
Antariksa

Gugus Bintang VVV CL001 Berusia Sekitar 13,4 Miliar Tahun, Salah Satu yang Tertua di Bima Sakti

Panel lokasi dan komposit warna gugus bintang VVV CL001 di wilayah pusat Bima Sakti yang tertutup debu antarbintang

Para astronom berhasil menentukan usia sebuah gugus bintang yang tersembunyi di balik debu tebal di pusat Bima Sakti. Gugus yang bernama VVV CL001 itu diperkirakan berusia sekitar 13,4 miliar tahun, yang menjadikannya salah satu gugus bintang tertua yang diketahui di galaksi kita. Temuan ini penting karena gugus bintang tertua menyimpan rekaman tentang masa-masa awal pembentukan galaksi, jauh sebelum Matahari dan Bumi terbentuk.

VVV CL001 termasuk dalam kelompok gugus bola, yaitu kumpulan bintang yang sangat rapat dan terikat oleh gravitasi, yang umumnya berisi bintang-bintang tua. Ciri penting lainnya adalah gugus ini miskin logam, artinya bintang-bintangnya mengandung unsur berat yang sangat sedikit. Dalam astronomi, kandungan logam yang rendah sering menjadi petunjuk bahwa sebuah bintang terbentuk pada masa awal alam semesta, ketika unsur-unsur berat hasil ledakan bintang belum banyak tersebar. Karena itu, usia sekitar 13,4 miliar tahun yang dihitung para peneliti selaras dengan sifat miskin logam gugus tersebut.

Penentuan usia dan jarak gugus ini bukan pekerjaan mudah. VVV CL001 terletak di dekat pusat Bima Sakti, di balik awan debu antarbintang yang tebal. Debu itu meredupkan dan mengaburkan cahaya bintang, sehingga pengukuran jarak dan usia menjadi jauh lebih sulit dibandingkan gugus yang berada di wilayah langit yang lebih jernih. Para peneliti harus mengatasi hambatan debu tersebut untuk mendapatkan perkiraan yang dapat diandalkan, dan hasilnya kini dituangkan dalam sebuah makalah ilmiah.

Makalah yang menguraikan metode penentuan usia dan jarak gugus itu telah diunggah ke server pracetak arXiv pada 20 Oktober, dan telah diterima untuk diterbitkan di jurnal Astronomy and Astrophysics. Penerimaan di jurnal yang ditelaah sejawat ini menandakan bahwa metode dan hasilnya telah melewati penilaian para ahli di bidangnya, sehingga temuan ini dapat menjadi rujukan bagi penelitian berikutnya tentang gugus-gugus tua di Bima Sakti.

Mengapa gugus setua ini penting dipelajari? Gugus bola tertua adalah fosil kosmik: mereka terbentuk ketika galaksi masih sangat muda, sehingga sifat-sifat mereka memberi petunjuk tentang kondisi awal galaksi, laju pembentukan bintang pada masa itu, dan bagaimana galaksi tumbuh dengan menggabungkan gugus-gugus serta galaksi kecil di sekitarnya. Setiap gugus tua yang berhasil diukur usianya dengan baik menambah satu titik data penting dalam peta sejarah Bima Sakti.

Dengan terkuaknya usia VVV CL001, para astronom kini memiliki satu lagi penanda waktu dari masa awal galaksi kita. Gugus yang lama tersembunyi di balik debu itu kini menjadi salah satu saksi tertua dari sejarah Bima Sakti, dan penelitian lanjutan diharapkan dapat mengungkap lebih banyak tentang asal-usulnya serta perannya dalam pembentukan galaksi.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Gugus bintang VVV CL001 di dekat pusat Bima Sakti diperkirakan berusia sekitar 13,4 miliar tahun.
  • Usia itu menjadikannya salah satu gugus bintang tertua yang diketahui di galaksi kita.
  • Gugus ini miskin logam, ciri yang selaras dengan bintang-bintang yang terbentuk pada masa awal alam semesta.
  • Pengukuran usia dan jaraknya sulit karena gugus itu terletak di balik awan debu antarbintang yang tebal.
  • Makalah tentang metode penentuan usia dan jaraknya diunggah ke arXiv pada 20 Oktober dan telah diterima jurnal Astronomy and Astrophysics.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *