Film horor-thriller Sumpah Darah dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026. Film produksi Bushi Bros Films dan Endorphins Entertainment ini disutradarai Cornelio Sunny, yang juga menulis naskahnya bersama Ike Klose.
Trailer dan poster resmi Sumpah Darah dirilis pada 10 Oktober 2026. Trailer tersebut dibuka dengan adegan Mara memasuki sebuah goa, sebuah pembuka yang langsung menandai pertanyaan besar film ini: siapa sebenarnya sosok ibu yang menghantui kehidupan Mara, dan rahasia apa yang menghubungkan semuanya.
Ceritanya mengikuti Mara, yang diperankan Asmara Abigail. Mara bekerja sebagai pemandu lagu karaoke, atau Lady Companion (LC). Ia mendapat tawaran menikah dan kehidupan yang lebih baik dari Thomas, pria misterius yang diperankan Dwi Sasono. Tawaran itu semula ditolak Mara, sampai sebuah peristiwa mengubah segalanya.
Ketika berusaha menyelamatkan sahabatnya, Dini, yang diperankan Sara Zany, dari percobaan pemerkosaan, Mara tanpa sengaja membunuh seorang klien. Peristiwa itulah yang membuat Mara akhirnya menerima tawaran Thomas dan meninggalkan kota bersamanya, dengan harapan bisa memulai hidup baru.
Harapan itu membawanya ke sebuah vila terpencil, tempat Thomas tinggal bersama ibunya, yang diperankan Ully Triani. Di tempat yang seharusnya menjadi awal kehidupan baru itu, Mara justru menemukan berbagai kejanggalan. Kejanggalan demi kejanggalan perlahan mengungkap rahasia mengerikan, sampai Mara menyadari bahwa pelariannya justru membawa ancaman bagi nyawa dan kemanusiaannya.
Selain Asmara Abigail, Dwi Sasono, Ully Triani, dan Sara Zany, film ini turut dibintangi Ruth Marini. Film ini diproduseri Cornelio Sunny, Alden Luhukay, dan Thovfa Endone, dengan durasi 1 jam 53 menit.
Dalam jumpa pers di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 10 Oktober 2026, Cornelio Sunny menegaskan bahwa fokus utama cerita ini adalah memotret dilema dan realitas pilihan hidup yang dihadapi perempuan seperti Mara. Alih-alih mengeksploitasi kesan sensual dari profesi LC, ia memilih memotret keseharian Mara dari kacamata yang lebih humanis, dan membangun ketegangan lewat rasa takut yang muncul dari lingkungan dekat manusia.
Asmara Abigail sendiri tampil sebagai Mara dengan potongan rambut pendek, sebuah gaya rambut yang belum pernah ia tampilkan di film-film sebelumnya. Pilihan itu menjadi penanda bahwa Mara bukan sekadar tokoh yang terjebak teror, melainkan perempuan yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya dengan cara yang ia punya.
Dengan premis tentang janji hidup baru yang berubah menjadi perangkap, Sumpah Darah menutup rangkaian film horor Indonesia pada November 2026. Penonton yang mengikuti kisah Mara akan diajak menebak, sampai ke adegan terakhir, motif sesungguhnya dari Thomas dan rahasia apa yang disimpan keluarganya di balik vila yang sunyi itu.
Apa poin penting dari berita ini?
- Film horor-thriller Sumpah Darah dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026.
- Film produksi Bushi Bros Films dan Endorphins Entertainment ini disutradarai Cornelio Sunny, yang juga menulis naskahnya bersama Ike Klose.
- Trailer dan poster resmi Sumpah Darah dirilis pada 10 Oktober 2026, dibuka dengan adegan Mara memasuki sebuah goa.
- Mara, yang diperankan Asmara Abigail, menerima tawaran menikah dari Thomas, yang diperankan Dwi Sasono, setelah tanpa sengaja membunuh seorang klien saat menyelamatkan sahabatnya, Dini.
- Di vila terpencil tempat Thomas tinggal bersama ibunya, Mara menemukan berbagai kejanggalan yang mengungkap rahasia mengerikan.
- Film ini turut dibintangi Ully Triani, Sara Zany, dan Ruth Marini, dengan durasi 1 jam 53 menit.


