Sunday, 1 November 2026
Nasional

Gelombang Gen Z Jerman Turun ke 34 Kota, Tuntut Merz Mundur dan Biaya Hidup Terjangkau

Massa muda bertopeng merusak kaca toko saat aksi Gen Z di Jerman pada malam hari

Ribuan anak muda Jerman turun ke jalan di seluruh negeri pada Sabtu, 31 Oktober 2026, dalam gelombang demonstrasi yang dipimpin generasi muda. Aksi yang diorganisasi kelompok “GenZ regelt!” atau “Gen Z Bisa Mengatasinya” itu digelar di 34 kota, termasuk Berlin, Frankfurt, Cologne, dan Munich.

Para demonstran mengangkat spanduk bertuliskan “Saatnya Melawan” dan “Merz Harus Mundur” yang ditujukan kepada Kanselir Jerman Friedrich Merz dari partai konservatif. Mereka menuntut perhatian lebih terhadap persoalan generasi muda, mulai dari biaya hidup yang tinggi, sekolah yang tidak terawat, pemotongan belanja pemerintah, hingga penolakan terhadap wajib militer.

Juru bicara gerakan “GenZ regelt!”, Veronika Dinter, mengatakan para pemuda turun ke jalan untuk memperjuangkan kehidupan yang mampu ditanggung oleh semua orang. Di Berlin, juru bicara gerakan lainnya, Lina Friedrich, menegaskan bahwa para pemuda berjuang untuk perdamaian dan kebebasan, bukan perang dan paksaan.

“Kami di sini hari ini untuk memperjuangkan perdamaian dan kebebasan, bukan perang dan paksaan,” kata Lina Friedrich di Berlin. Ia menambahkan, prioritas gerakan itu meliputi dukungan yang lebih baik bagi sistem kesehatan dan pendidikan, penolakan wajib militer, serta distribusi beban ekonomi yang lebih adil.

Data kepolisian pada Sabtu sore menunjukkan partisipasi yang lebih rendah dari perkiraan awal penyelenggara. Di Berlin, sekitar 2.700 orang mengikuti aksi, sekitar 1.800 orang di Munich, dan sekitar 1.000 orang di Frankfurt. Secara nasional, penyelenggara semula memperkirakan sekitar 182.000 peserta, sementara polisi di Berlin, Frankfurt, dan Munich melaporkan hingga 18.000 demonstran.

Sebagian besar aksi berlangsung damai, namun ketegangan meningkat pada malam hari. Di Berlin, demonstrasi lain yang tidak diselenggarakan kelompok GenZ regelt! berlangsung pada malam hari, dengan laporan pelemparan telur dan botol ke arah petugas. Kepolisian Berlin melaporkan 27 polisi terluka ringan dan 56 orang ditangkap.

Di Frankfurt, massa anarkis yang mengenakan penutup kepala menjarah toko-toko pada Sabtu malam. Di Hamburg, sejumlah barikade dibakar. Sejumlah peserta aksi mengenakan kostum dinosaurus hingga Batman karena demonstrasi berlangsung bertepatan dengan perayaan Halloween.

Seorang mahasiswa berusia 20 tahun bernama Milla mengatakan kepada kantor berita AFP di Berlin bahwa penting untuk menunjukkan solidaritas dengan semua aksi protes lain yang sedang berlangsung di Eropa, termasuk di Prancis.

Gerakan ini terinspirasi oleh gelombang demonstrasi pemuda di Eropa, termasuk aksi di Prancis yang pada hari yang sama diikuti ratusan ribu orang. Para pengamat menilai ada potensi bantahan yang lebih besar muncul di Jerman, sementara organisasi payung pelajar nasional Jerman, BSK, memilih jarak dari inisiatif ini dan merencanakan aksi sendiri pada 20 November.

Pemerintah Jerman sendiri telah memperingatkan adanya upaya kelompok ekstrem untuk memanfaatkan gerakan tersebut. Kementerian Dalam Negeri federal menyebut sebagian kelompok ekstrem kiri dan kelompok yang terkait gerakan asing ikut berupaya memobilisasi dukungan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Gerakan “GenZ regelt!” menggelar demonstrasi di 34 kota Jerman pada Sabtu, 31 Oktober 2026, termasuk Berlin, Frankfurt, Cologne, dan Munich.
  • Para demonstran menuntut Kanselir Friedrich Merz mundur serta biaya hidup yang terjangkau, investasi pendidikan dan kesehatan, dan penolakan wajib militer.
  • Polisi melaporkan sekitar 2.700 peserta di Berlin, 1.800 di Munich, dan 1.000 di Frankfurt, di bawah perkiraan awal penyelenggara.
  • Di Berlin, 27 polisi terluka ringan dan 56 orang ditangkap; di Frankfurt terjadi penjarahan toko dan di Hamburg barikade dibakar.
  • Aksi ini terinspirasi gelombang protes pemuda Eropa, termasuk demonstrasi besar di Prancis pada hari yang sama.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *