Penemuan janin bayi di saluran irigasi Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggegerkan warga pada Sabtu (31/10/2026) sore. Janin tersebut ditemukan oleh tiga anak yang sedang bermain di sekitar aliran air dan langsung dilaporkan kepada pengurus lingkungan serta kepolisian.
Kapolsek Kemang AKP Yulita Heriyanti menyampaikan bahwa kepolisian menerima laporan mengenai penemuan itu sekitar pukul 16.15 WIB, melalui layanan call center 110 serta pengaduan warga sekitar. Setelah mendapatkan informasi, personel piket Unit Reskrim Polsek Kemang langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara.
Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun kepolisian, peristiwa bermula ketika tiga anak tengah mencari benang layangan di sekitar aliran kali kecil di Kampung Parakansalak, Desa Kemang. Ketiganya melihat sebuah benda mencurigakan di dalam saluran air. Semula, anak-anak tersebut mengira benda itu adalah sebuah boneka. Namun, setelah diangkat dan diperiksa lebih dekat, mereka terkejut karena benda tersebut ternyata adalah sesosok janin bayi.
Setelah mengetahui temuan tersebut, ketiga anak itu menyampaikan kepada seorang remaja setempat. Informasi kemudian diteruskan kepada ketua RT setempat sebelum akhirnya dilaporkan kepada polisi. Jajaran Polsek Kemang langsung mengamankan lokasi kejadian sambil menunggu kedatangan Tim Inafis Polres Bogor untuk melakukan olah tempat kejadian perkara secara profesional.
Kapolsek Kemang menyebut janin tersebut diperkirakan berusia tiga hingga empat bulan. Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan janin bayi itu. Penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa tempat kejadian perkara, serta menelusuri berbagai informasi terkait penemuan di saluran irigasi itu.
Mengapa kasus seperti ini ditangani dengan serius? Pembuangan janin bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan kesehatan masyarakat. Di balik setiap penemuan semacam ini, ada persoalan sosial yang belum terungkap, mulai dari kehamilan yang tidak diinginkan, ketiadaan pendampingan, hingga keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan konseling. Karena itu, penyelidikan kepolisian perlu berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan pendampingan sosial agar kejadian serupa tidak terulang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan ini untuk melaporkannya kepada petugas. Setiap informasi dari warga dapat membantu penyidik mengungkap rangkaian peristiwa dan pihak yang bertanggung jawab, sekaligus memastikan penanganan kasus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Apa poin penting dari berita ini?
- Janin bayi ditemukan di saluran irigasi Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 31 Oktober 2026 sore.
- Janin itu ditemukan oleh tiga anak yang sedang mencari benang layangan dan semula mengira benda tersebut adalah boneka.
- Kapolsek Kemang AKP Yulita Heriyanti menyebut janin diperkirakan berusia tiga hingga empat bulan.
- Kepolisian menerima laporan sekitar pukul 16.15 WIB dan mengamankan lokasi sambil menunggu Tim Inafis Polres Bogor melakukan olah tempat kejadian perkara.
- Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan janin tersebut.


