Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengapresiasi langkah pemulihan keamanan di Papua yang berbasis kemanusiaan. Apresiasi itu disampaikannya saat kunjungan kerja ke Markas Kepolisian Daerah Papua Barat Daya di Kota Sorong, pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Dudung menegaskan bahwa penanganan gangguan keamanan di Papua tidak boleh hanya mengandalkan penindakan tegas. Pendekatan kemanusiaan dan komunikasi intensif dengan masyarakat harus menjadi pilar utama dalam memulihkan stabilitas, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar aparat bertindak dengan hati, bukan sekadar menindak kelompok yang merugikan masyarakat.
Mengapa pendekatan kemanusiaan dipilih? Papua membutuhkan stabilitas keamanan sebagai prasyarat pembangunan dan kesejahteraan. Ketika masyarakat merasa aman, program strategis nasional dapat berjalan optimal dan aktivitas ekonomi warga dapat tumbuh. Sebaliknya, pendekatan yang semata-mata keras berisiko memperlebar jarak antara aparat dan masyarakat. Karena itu, langkah persuasif dibuka agar kelompok yang masih berada di hutan mendapat ruang untuk kembali ke pangkuan ibu pertiwi.
Bagaimana pendekatan ini dijalankan? Melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Di Papua Barat Daya, koordinasi itu melibatkan Kapolda Brigjen Pol Hengki Haryadi, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya di bawah Gubernur Elisa Kambu, Pangkogabwilhan III, Kodam XVIII/Kasuari, Binda daerah, dan tokoh masyarakat. Dalam rapat koordinasi, Danrem dan Kabinda melaporkan bahwa kondisi keamanan di Papua Barat Daya saat ini terpantau kondusif.
Kunjungan kerja Menko Polkam ini sekaligus memastikan program strategis nasional Presiden Prabowo berjalan optimal di Papua Barat Daya. Dengan keamanan yang stabil dan pendekatan yang humanis, pemerintah berharap pembangunan di Papua dapat dipercepat dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Apa poin penting dari berita ini?
Ringkasan singkat dari isi artikel di atas:
- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengapresiasi langkah pemulihan keamanan di Papua yang berbasis kemanusiaan.
- Dalam kunjungan tersebut, Dudung menegaskan bahwa penanganan gangguan keamanan di Papua tidak boleh hanya mengandalkan penindakan tegas.
- Ketika masyarakat merasa aman, program strategis nasional dapat berjalan optimal dan aktivitas ekonomi warga dapat tumbuh.
- Karena itu, langkah persuasif dibuka agar kelompok yang masih berada di hutan mendapat ruang untuk kembali ke pangkuan ibu pertiwi.
- Di Papua Barat Daya, koordinasi itu melibatkan Kapolda Brigjen Pol Hengki Haryadi, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya di bawah Gubernur Elisa Kambu, Pangkogabwilhan III, Kodam XVIII/Kasuari, Binda daerah, dan tokoh masyarakat.


