Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, meninggal dunia pada Rabu malam, 4 November 2026. Kabar duka itu menyelimuti jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terlebih karena almarhumah masih berkegiatan seperti biasa pada Rabu sore.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Atika. Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ia menyampaikan duka dan kehilangan yang mendalam, serta doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Uus menilai Atika sebagai sosok yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi bagi pembangunan Jakarta melalui pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penilaian itu menggambarkan peran penting yang diemban almarhumah selama memimpin badan yang mengurusi perencanaan pembangunan daerah.
Bappeda sendiri memegang peran strategis dalam pemerintahan daerah. Badan ini menyusun arah dan prioritas pembangunan, mengoordinasikan program antarperangkat daerah, serta memastikan rencana pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan warga. Karena itu, kepergian pimpinannya dirasakan sebagai kehilangan bagi jajaran perencanaan Jakarta.
Yang membuat kabar ini semakin mengharukan, hingga hari terakhirnya Atika masih tetap bekerja. Uus menyebut almarhumah sempat menyampaikan arahan untuk para pegawai negeri sipil Bappeda yang baru mengikuti pelantikan pada hari yang sama.
Dedikasi hingga akhir masa tugas itu menjadi kenangan yang disampaikan jajaran Pemprov DKI Jakarta. Seorang pejabat yang masih sempat memberi arahan di hari terakhirnya menunjukkan komitmen terhadap tugas dan terhadap anak buah yang dipimpinnya.
Laporan yang beredar tidak menyebut penyebab wafatnya almarhumah. Karena itu, kabar ini disampaikan sebatas fakta kepergiannya dan ungkapan duka dari pemerintah provinsi, tanpa menambah keterangan yang belum terverifikasi.
Ucapan duka dari pemerintah provinsi juga menjadi pengingat bahwa di balik jabatan dan program pembangunan, ada sosok manusia yang bekerja setiap hari untuk kota. Kehilangan seperti ini tidak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga rekan kerja dan lingkungan yang selama ini berinteraksi dengannya.
Ke depan, roda perencanaan pembangunan Jakarta tentu harus terus berjalan. Namun pada saat seperti ini, jajaran Pemprov DKI Jakarta terlebih dahulu menyampaikan penghormatan dan doa bagi almarhumah, sebelum tugas-tugas perencanaan kembali dilanjutkan.
Apa poin penting dari berita ini?
- Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, meninggal dunia pada Rabu malam, 4 November 2026.
- Kabar duka itu menyelimuti jajaran Pemprov DKI Jakarta, karena almarhumah masih berkegiatan seperti biasa pada Rabu sore.
- Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
- Atika dinilai telah memberikan dedikasi dan kontribusi bagi pembangunan Jakarta melalui pengabdiannya di Pemprov DKI Jakarta.
- Hingga hari terakhirnya, almarhumah masih bekerja dan sempat menyampaikan arahan untuk PNS Bappeda yang baru dilantik.
- Laporan yang beredar tidak menyebut penyebab wafatnya almarhumah.


