Monday, 2 November 2026
Pendidikan

Mengapa Bahasa Indonesia Dipilih Menjadi Bahasa Nasional? Ini Sejarah dan Alasannya

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di kawasan Sarinah

Di tengah keberagaman suku dan bahasa di Nusantara, diperlukan bahasa yang dapat menyatukan masyarakat. Pemilihan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional pun bukan tanpa alasan. Jawabannya berkaitan dengan sejarah, kemudahan penggunaan, dan perjuangan membangun persatuan bangsa, sebagaimana dijelaskan dalam buku Terampil Berbahasa Indonesia karya Ernawati Br Barus (2024) dan penelitian Nur Hakima dan kawan-kawan dalam Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (2026).

Alasan pertama adalah bahasa Melayu telah digunakan sebagai bahasa penghubung jauh sebelum Indonesia merdeka. Bahasa Melayu telah digunakan sebagai lingua franca, yaitu bahasa penghubung bagi kelompok masyarakat yang memiliki bahasa berbeda. Para pedagang, penduduk antarpulau, dan pendatang dari luar Nusantara memanfaatkan bahasa ini untuk berkomunikasi.

Prasasti Kedukan Bukit dan Talang Tuwo dari abad ke-7 menjadi bukti penggunaan bahasa Melayu pada masa Kerajaan Sriwijaya. Peran tersebut membuat bahasa Melayu memiliki landasan kuat untuk dikembangkan sebagai bahasa nasional, karena ia sudah hidup dan digunakan oleh masyarakat Nusantara selama berabad-abad sebelum negara Indonesia berdiri.

Alasan kedua adalah bahasa Melayu tidak mendominasi kelompok etnis tertentu. Bahasa Melayu tidak memiliki jumlah penutur sebanyak bahasa Jawa yang digunakan oleh masyarakat dari kelompok etnis terbesar di Indonesia. Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih bahasa persatuan.

Penggunaan bahasa Melayu memberi ruang bagi berbagai kelompok etnis untuk berkomunikasi tanpa menempatkan bahasa kelompok tertentu sebagai bahasa utama bangsa. Dengan demikian, pemilihannya mendukung semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, karena tidak ada kelompok yang merasa bahasa persatuan itu adalah bahasa milik kelompok lain yang dipaksakan kepada mereka.

Alasan ketiga adalah bahasa Melayu relatif mudah dipelajari. Dibandingkan dengan sejumlah bahasa yang memiliki sistem tingkatan tutur atau aturan penggunaan yang lebih kompleks, bahasa Melayu dinilai relatif mudah dipelajari oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Karakteristik tersebut membantu masyarakat menggunakan bahasa yang sama untuk berkomunikasi, dan kemudahan ini juga mendukung penyebaran bahasa Melayu ke berbagai wilayah Nusantara.

Alasan keempat adalah bahasa Melayu memiliki sejarah penggunaan yang panjang sebagai bahasa perdagangan, pendidikan, dan pergerakan. Sejak masa kerajaan, masa kolonial, hingga masa pergerakan nasional, bahasa Melayu terus digunakan sebagai sarana komunikasi lintas daerah. Ketika para pemuda mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, mereka menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia, yang berakar dari bahasa Melayu tersebut.

Alasan kelima adalah bahasa Indonesia menjadi simbol persatuan dalam Sumpah Pemuda. Ikrar ketiga Sumpah Pemuda menegaskan bahwa putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Sejak saat itu, bahasa Indonesia tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi identitas kebangsaan yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia.

Dengan lima alasan itu, pemilihan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dapat dipahami bukan sebagai keputusan yang tiba-tiba, melainkan sebagai hasil dari sejarah panjang, pertimbangan keadilan antaretnis, kemudahan penggunaan, dan semangat persatuan yang diperjuangkan oleh para pendiri bangsa.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Bahasa Indonesia dipilih sebagai bahasa nasional karena sejarah bahasa Melayu, kemudahan penggunaan, dan perannya dalam menyatukan masyarakat.
  • Bahasa Melayu telah digunakan sebagai lingua franca jauh sebelum Indonesia merdeka, dengan bukti Prasasti Kedukan Bukit dan Talang Tuwo dari abad ke-7.
  • Bahasa Melayu tidak mendominasi kelompok etnis tertentu, sehingga memberi ruang bagi berbagai kelompok etnis untuk berkomunikasi.
  • Bahasa Melayu dinilai relatif mudah dipelajari dibandingkan bahasa dengan sistem tingkatan tutur yang lebih kompleks.
  • Bahasa Indonesia menjadi simbol persatuan dalam Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *