Pembalap Mercedes Andrea Kimi Antonelli memastikan diri menjadi juara dunia Formula 1 2026 setelah finis ketiga pada GP Meksiko di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Senin dini hari WIB. Balapan yang dimenangi Max Verstappen dari Red Bull Racing itu menjadi penentu gelar, karena jumlah poin Antonelli sudah tidak mungkin terkejar oleh pembalap lain meski musim ini masih menyisakan empat seri.
Antonelli mengoleksi 380 poin di klasemen pembalap. Posisi kedua ditempati Max Verstappen dengan 261 poin, disusul Lewis Hamilton dari Ferrari yang mengantongi 251 poin. Hamilton sendiri finis di urutan kedua pada GP Meksiko 2026. Dengan selisih poin sebesar itu, empat seri tersisa di GP Sao Paulo, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi tidak lagi dapat mengubah pemenang gelar musim ini.
Dikutip dari laman Formula 1, Kimi Antonelli menjadi juara dunia Formula 1 termuda sepanjang sejarah dengan usia 20 tahun 68 hari saat mendapatkan gelar tersebut. Ia memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Sebastian Vettel, yang menjadi kampiun ketika berumur 23 tahun 133 hari. Antonelli juga menjadi pembalap Italia ketiga yang berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1, setelah Giuseppe Farina pada 1950 serta Alberto Ascari pada 1952 dan 1953.
Balapan GP Meksiko berlangsung dengan persaingan ketat sejak lap pertama. Lewis Hamilton yang memulai balapan dari pole position harus kehilangan posisi terdepan setelah disalip rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc. Max Verstappen kemudian berhasil menyalip ke posisi kedua, membuat Hamilton turun ke urutan ketiga.
Persaingan semakin menarik setelah Leclerc mendapat hukuman penalti lima detik pada lap ke-13 akibat manuver yang dinilai melanggar regulasi. Ia menjalani hukuman saat masuk pit pada lap ke-27. Verstappen juga melakukan pit stop tidak lama kemudian dan berhasil kembali ke lintasan di depan Leclerc. Hamilton menyusul ke pit pada lap ke-29, dan situasi itu membuat Antonelli mengambil alih posisi terdepan, diikuti rekan setimnya, George Russell.
Pada lap ke-34, Russell menyusul pit sehingga posisi kedua beralih kepada Lando Norris. Verstappen, Leclerc, dan Hamilton melengkapi lima besar. Norris kemudian melakukan pit stop pada lap ke-40, sementara Antonelli baru masuk pit empat lap berselang dan kembali ke lintasan di posisi keempat.
Persaingan sempat terhenti pada lap ke-45 setelah Valtteri Bottas mengalami kecelakaan. Bendera merah dikibarkan untuk menghentikan balapan sementara waktu agar petugas dapat mengevakuasi mobil dan memperbaiki pembatas lintasan yang rusak. Setelah balapan kembali dilanjutkan, Hamilton berhasil menyalip Leclerc secara bersih untuk merebut posisi kedua, sementara Verstappen masih memimpin dan Antonelli berada di urutan keempat.
Antonelli melampaui Leclerc pada lap ke-48 untuk naik ke posisi ketiga, posisi yang semakin menguntungkannya dalam persaingan gelar juara dunia. Balapan kembali diwarnai insiden pada lap ke-59 setelah Arvid Lindblad menabrak pembatas lintasan, tetapi insiden itu hanya memicu keluarnya safety car hingga lap ke-63 sebelum balapan kembali berlangsung normal. Verstappen mampu mempertahankan posisi terdepan dari kejaran Hamilton hingga garis finis dan memastikan kemenangan ketiganya pada musim 2026, sementara Antonelli menyelesaikan balapan di posisi ketiga dan resmi mengunci gelar juara dunia.
Apa poin penting dari berita ini?
- Kimi Antonelli memastikan gelar juara dunia Formula 1 2026 setelah finis ketiga pada GP Meksiko.
- Antonelli mengoleksi 380 poin, unggul jauh dari Max Verstappen dengan 261 poin dan Lewis Hamilton dengan 251 poin.
- Antonelli menjadi juara dunia termuda sepanjang sejarah pada usia 20 tahun 68 hari, memecahkan rekor Sebastian Vettel.
- Antonelli menjadi pembalap Italia ketiga peraih gelar juara dunia, setelah Giuseppe Farina dan Alberto Ascari.
- GP Meksiko dimenangi Max Verstappen, dengan Hamilton finis kedua dan Antonelli ketiga.


