Jakarta — Smile 3 kini resmi diproduksi. Paramount telah memberi lampu hijau untuk angsuran ketiga waralaba horor tersebut, dengan merombak jajaran tim di balik layar: Nick Antosca ditunjuk menggarap skenario bersama sutradara David Bruckner.
Kabar itu diberitakan Variety pada Rabu, 28 Oktober 2026, dan dilaporkan CNN Indonesia pada Jumat, 30 Oktober 2026. Duet Antosca dan Bruckner ini mengambil alih tongkat estafet dari tangan Parker Finn, kreator sekaligus sosok yang merangkap sebagai penulis dan sutradara di dua film pertama Smile.
Meski mundur dari kursi penyutradaraan, Finn tidak sepenuhnya pergi. Ia kini beralih peran sebagai produser bersama Temple Hill, didampingi Jonathan Fass yang menduduki kursi produser eksekutif. Kerangka cerita untuk angsuran ketiga ini pun dipastikan tetap lahir dari rumusan ide Finn.
Pemilihan Antosca untuk meracik naskah terbilang menjanjikan. Selain mengadaptasi novel populer karya Colleen Hoover, Verity, ia juga dikenal sebagai kreator miniseri Cape Fear dan The Act, hingga menulis naskah Antlers pada 2021.
Sementara itu, Bruckner sudah punya portofolio mentereng di proyek horor, seperti reboot Hellraiser pada 2022, The Ritual pada 2017, dan horor supranatural The Night House pada 2020. Ia bahkan disebut sebagai salah satu sutradara yang begitu diminati saat ini.
Bruckner dipercaya menulis dan mengembangkan reboot fiksi ilmiah horor klasik The Blob untuk Warner Bros., menggarap adaptasi The Caretaker yang dibintangi Sydney Sweeney untuk Universal, dan bersiap menyutradarai Mice di bawah bendera A24.
Waralaba Smile sejatinya berjalan layaknya antologi sekuel lepas dengan cerita dan bintang utama yang selalu baru. Hingga kini, Paramount masih menutup rapat-rapat detail plot untuk Smile 3, sehingga publik masih meraba-raba siapa bintang yang bakal jadi korban selanjutnya di film ketiga.
Film pertama menyoroti Sosie Bacon sebagai terapis yang dihantui halusinasi setelah melihat pasiennya tewas, sementara sekuelnya mengikuti perjalanan Naomi Scott sebagai bintang pop yang diteror kejadian janggal di tengah tur.
Keputusan Paramount untuk melanjutkan waralaba ini jelas dilandasi catatan finansial yang gemilang. Film orisinalnya pada 2022 sukses mencetak status sleeper hit dengan raupan 105 juta dolar Amerika secara domestik dan 217 juta dolar Amerika secara global.
Meski sekuelnya pada 2024 tak sedahsyat pendahulunya, film itu tetap panen untung secara komersial dengan mengumpulkan 69 juta dolar Amerika di pasar domestik dan 139 juta dolar Amerika di seluruh dunia, sementara produksinya hanya memakan bujet 28 juta dolar Amerika. Sehingga, keseluruhan semesta Smile ini telah mengumpulkan lebih dari 350 juta dolar Amerika secara global.
Apa poin penting dari berita ini?
- Smile 3 resmi diproduksi Paramount, dengan David Bruckner sebagai sutradara dan Nick Antosca sebagai penulis naskah.
- Parker Finn, kreator dua film pertama, beralih menjadi produser, tetapi kerangka cerita film ketiga tetap berasal dari idenya.
- Detail plot Smile 3 masih dirahasiakan, sesuai format antologi sekuel lepas dengan cerita dan bintang utama yang selalu baru.
- Dua film Smile sebelumnya mengumpulkan lebih dari 350 juta dolar Amerika secara global.


