Monday, 2 November 2026
Antariksa

Roket Artemis III Makin Utuh, Tahap Inti SLS Resmi Bergabung dengan Dua Pendorongnya

Tahap inti roket SLS Artemis III berwarna oranye diapit dua pendorong padat putih di dalam gedung perakitan kendaraan NASA

NASA melangkah lebih dekat ke peluncuran Artemis III setelah tahap inti roket Space Launch System (SLS) resmi disatukan dengan dua pendorong roket padatnya. Penyatuan itu dilakukan pada 28 Oktober 2026 di dalam Vehicle Assembly Building (VAB) High Bay 3 di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat.

Tahap inti tersebut memiliki tinggi 212 kaki atau sekitar 65 meter. Teknisi mengangkatnya dari High Bay 2 di gedung yang sama dengan balok pengangkat khusus, lalu menempatkannya ke atas peluncur bergerak di samping dua pendorong padat yang sudah lebih dulu tersusun. Dengan posisi ini, roket Artemis III mulai tampak utuh sebagai satu kesatuan kendaraan peluncur.

Tahap inti adalah bagian tengah roket yang menampung bahan bakar cair dan mesin utama. Sementara itu, dua pendorong padat di sisi kiri dan kanannya bertugas memberi dorongan besar pada detik-detik awal lepas landas. Setelah kedua bagian itu bergabung, tim masih harus menyelesaikan serangkaian pengujian dan pemeriksaan sebelum roket dinyatakan siap melangkah ke tahap berikutnya.

Langkah berikutnya adalah pengujian pengisian bahan bakar atau tanking test di Landasan Peluncuran 39B. Pada pengujian itu, hidrogen cair dan oksigen cair hanya akan diisikan ke tahap inti, sementara tim peluncuran berlatih menjalankan prosedur dan urutan hitung mundur. Pengujian ini penting karena mensimulasikan kondisi hari peluncuran tanpa benar-benar menerbangkan roket.

Artemis III direncanakan membawa empat astronaut di dalam kapsul Orion yang duduk di puncak roket SLS. Mereka adalah astronaut NASA Randy Bresnik, Frank Rubio, dan Andre Douglas, serta astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA) Luca Parmitano. Misi ini direncanakan berlangsung sekitar dua pekan di orbit rendah Bumi dan ditargetkan pada musim panas 2027.

Berbeda dengan misi pendaratan di Bulan, Artemis III difokuskan pada pengujian kemampuan pertemuan dan docking di orbit. Orion akan diuji untuk bertemu dan bersandar dengan wahana komersial dari Blue Origin dan SpaceX. Pengujian ini menjadi persiapan penting sebelum misi berikutnya benar-benar membawa astronaut mendarat di permukaan Bulan.

Dengan kata lain, penyatuan tahap inti dan pendorong padat ini bukan sekadar pekerjaan perakitan. Ini adalah tonggak yang menunjukkan bahwa kendaraan peluncur Artemis III sudah melewati fase komponen terpisah dan memasuki fase pengujian sistem secara menyeluruh. Setiap pengujian yang lulus akan mengurangi risiko pada hari peluncuran, ketika roket harus bekerja sempurna dalam satu kesempatan.

Bagi program Artemis secara keseluruhan, kemajuan ini juga menjaga momentum menuju kembalinya manusia ke Bulan. Setelah Artemis III membuktikan docking di orbit, misi-misi selanjutnya dapat melangkah ke pendaratan, pembangunan kehadiran berkelanjutan di Bulan, dan pada akhirnya persiapan perjalanan manusia ke Mars.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Tahap inti roket SLS Artemis III disatukan dengan dua pendorong roket padat pada 28 Oktober 2026 di Vehicle Assembly Building High Bay 3, Kennedy Space Center, Florida.
  • Tahap inti setinggi 212 kaki itu diangkat dari High Bay 2 dengan balok pengangkat khusus dan ditempatkan ke atas peluncur bergerak.
  • Langkah berikutnya adalah pengujian dan pemeriksaan, lalu tanking test di Landasan Peluncuran 39B dengan pengisian hidrogen cair dan oksigen cair hanya ke tahap inti.
  • Artemis III akan membawa Randy Bresnik, Frank Rubio, Andre Douglas, dan Luca Parmitano di kapsul Orion untuk menguji pertemuan dan docking dengan wahana komersial Blue Origin dan SpaceX sebagai persiapan misi pendaratan Bulan berikutnya.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *