Sunday, 1 November 2026
Olahraga

PSIM Raih Kemenangan Perdana, Comeback 2-1 atas Borneo FC di Bantul

Duel pemain PSIM berkostum biru dengan pemain Borneo FC berkostum putih memperebutkan bola di lapangan hijau stadion

PSIM Yogyakarta akhirnya meraih kemenangan perdana di Super League musim ini setelah membalikkan keadaan atas Borneo FC dengan skor 2-1. Laga itu digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu 1 November 2026 sore. Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih lewat comeback, setelah PSIM sempat tertinggal lebih dulu dari tim tamu.

Borneo FC membuka keunggulan pada menit ke-33 lewat gol Asgal Habibi. Gol itu membuat Borneo FC memimpin dan menempatkan PSIM dalam tekanan, karena tim tuan rumah membutuhkan kemenangan setelah rangkaian hasil buruk. Keunggulan Borneo FC bertahan hingga jeda, sehingga PSIM harus menemukan cara untuk bangkit di babak kedua.

Kebangkitan PSIM dimulai pada menit ke-57 melalui Adrian Purzycki. Gol penyama kedudukan itu mengubah suasana pertandingan, karena PSIM yang sebelumnya tertinggal kini memiliki momentum untuk memburu gol kemenangan. Hanya tujuh menit kemudian, tepatnya pada menit ke-64, Savio Sheva mencetak gol kedua PSIM dan membalikkan skor menjadi 2-1. Dua gol dalam rentang singkat itu menjadi bukti bahwa PSIM mampu memanfaatkan momentum dengan baik.

Kemenangan ini juga menjadi debut manis bagi pelatih baru PSIM, Risto Vidakovic. Pelatih asal Serbia itu menggantikan Jean Paul van Gastel di kursi kepelatihan. Pergantian pelatih sering kali membawa harapan baru, dan pada laga ini harapan itu langsung terwujud dalam bentuk tiga poin pertama bagi tim asuhannya.

Sebelum laga ini, PSIM menjalani tujuh pertandingan tanpa kemenangan, dengan rincian dua hasil imbang dan lima kekalahan. Rangkaian itu membuat tim berada dalam tekanan besar, baik dari sisi klasemen maupun kepercayaan diri pemain. Kemenangan atas Borneo FC memutus rangkaian negatif tersebut dan memberi ruang bagi tim untuk bernapas lebih lega.

Dampak kemenangan ini langsung terasa di klasemen. PSIM naik ke peringkat ke-15 dengan koleksi 5 poin, keluar dari zona degradasi, dan menggeser PSS Sleman. Sebaliknya, Borneo FC tertahan di peringkat ke-13 dengan 9 poin. Bagi PSIM, posisi baru ini masih jauh dari kata aman, tetapi keluar dari zona degradasi adalah langkah pertama yang penting untuk memperbaiki musim mereka.

Tantangan berikutnya bagi PSIM adalah menjaga momentum ini. Satu kemenangan belum cukup untuk mengubah musim secara keseluruhan, tetapi cara kemenangan itu diraih, lewat comeback di kandang sendiri di bawah pelatih baru, memberi dasar yang kuat untuk membangun kepercayaan diri. Bila konsistensi dapat dijaga, PSIM berpeluang menjauhi zona degradasi dan menutup musim dengan posisi yang lebih baik.

Apa poin penting dari berita ini?

  • PSIM menang 2-1 atas Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu 1 November 2026 sore, lewat comeback setelah tertinggal.
  • Borneo FC unggul dulu menit 33 lewat Asgal Habibi, lalu PSIM membalas lewat Adrian Purzycki menit 57 dan Savio Sheva menit 64.
  • Pelatih baru PSIM Risto Vidakovic dari Serbia menggantikan Jean Paul van Gastel.
  • Ini kemenangan perdana PSIM setelah tujuh laga, dengan rincian dua imbang dan lima kalah.
  • PSIM peringkat 15 dengan 5 poin, keluar dari zona degradasi dan menggeser PSS Sleman, sedangkan Borneo FC peringkat 13 dengan 9 poin.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *