Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Dalam forum tersebut, PSI Depok mendeklarasikan target enam kursi DPRD, sebuah target yang menjadi penanda keseriusan partai dalam menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Rakorda merupakan forum penting bagi partai politik untuk menyatukan langkah antara pengurus pusat dan pengurus daerah. Dalam forum seperti ini, pengurus daerah dapat menyampaikan kondisi lapangan, kekuatan dan kelemahan organisasi, serta kebutuhan yang diperlukan untuk memenangkan dukungan warga. Sementara itu, pengurus pusat dapat menyampaikan arah kebijakan partai dan target yang harus dicapai bersama.
Target enam kursi DPRD yang dideklarasikan PSI Depok bukan sekadar angka. Kursi di DPRD menentukan seberapa besar suara sebuah partai dalam pembahasan anggaran, pengawasan pemerintah daerah, dan penyusunan peraturan daerah. Semakin banyak kursi yang diperoleh, semakin besar pula pengaruh partai dalam memperjuangkan aspirasi konstituennya di tingkat kota.
Kehadiran ketua umum partai dalam Rakorda daerah juga memiliki makna tersendiri bagi kader di lapangan. Kehadiran pimpinan pusat dapat menjadi penyemangat bagi pengurus dan kader yang selama ini bekerja di tingkat akar rumput, karena mereka merasa perjuangannya diperhatikan dan didukung secara langsung. Semangat seperti ini penting, terutama bagi partai yang sedang membangun basis dukungan di daerah.
Di sisi lain, target yang dideklarasikan di depan publik juga menjadi janji yang akan diuji oleh waktu. Warga Depok akan melihat apakah kerja partai setelah Rakorda benar-benar sejalan dengan target tersebut, mulai dari kehadiran kader di tengah masyarakat, program yang ditawarkan, hingga kualitas calon yang akan diusung. Target yang tinggi menuntut kerja yang konsisten, bukan hanya seremoni sesaat.
Bagi PSI, Depok menjadi salah satu daerah yang strategis karena jumlah penduduknya besar dan dinamika politiknya aktif. Kota penyangga ibu kota ini memiliki persoalan khas perkotaan, mulai dari kemacetan, pelayanan publik, pendidikan, hingga lapangan kerja. Partai yang mampu menawarkan solusi nyata atas persoalan tersebut memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan kepercayaan warga.
Ke depan, deklarasi target enam kursi ini akan dinilai dari langkah-langkah nyata yang diambil PSI Depok setelah Rakorda. Konsolidasi internal, penguatan struktur hingga tingkat kelurahan, rekrutmen kader, dan kedekatan dengan warga menjadi kunci utama. Jika langkah-langkah itu berjalan dengan baik, target yang dideklarasikan di Hotel Bumi Wiyata ini bukan hanya menjadi slogan, tetapi menjadi arah kerja yang terukur bagi seluruh kader PSI Depok.
Apa poin penting dari berita ini?
- Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
- Dalam forum tersebut, PSI Depok mendeklarasikan target enam kursi DPRD.
- Kursi di DPRD menentukan seberapa besar suara sebuah partai dalam pembahasan anggaran, pengawasan pemerintah daerah, dan penyusunan peraturan daerah.
- Target yang dideklarasikan di depan publik juga menjadi janji yang akan diuji oleh waktu, karena warga Depok akan melihat apakah kerja partai setelah Rakorda benar-benar sejalan dengan target tersebut.


